Menko Darmin: Sapi Australia Bebas Bea Masuk ke RI Dalam Jumlah Tertentu

Senin, 11 Maret 2019 13:18 Reporter : Dwi Aditya Putra
Menko Darmin: Sapi Australia Bebas Bea Masuk ke RI Dalam Jumlah Tertentu sapi. shutterstock

Merdeka.com - Indonesia dan Australia resmi menjalin kerja sama Kemitraan Ekonomi Komprehensif usai dilakukan penandatangan Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) beberapa waktu lalu. Perjanjian perdagangan bebas tersebut, memberikan kemudahan akses pasar antar kedua negara.

Salah satunya dibebaskannya tarif bea masuk untuk impor sapi dari Australia ke Indonesia. Namun, banyaknya sapi impor asal Negara Kanguru tersebut membuat khawatir peternak dalam negeri.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengatakan, dalam perjanjian perdagangan, kedua negara ini menyepakati ada jumlah batasan tertentu untuk sapi yang dibebaskan tarifnya. Artinya tidak serta merta semua sapi asal Negara Kanguru tersebut dikenakan bea masuk 0 persen dalam jumlah besar.

"Begitu dia lebih dari situ (batas yang disepakati) dia kena (bea masuk)," kata Menko Darmin saat ditemui di Jakarta, Senin (11/3).

Meski demikian, Menko Darmin mengaku tidak mengetahui jumlah batasan yang diberikan kepada Australia untuk impor Sapi. Sebab, peraturan itu berada di ranah Kementerian Perdagangan.

"Tanya ke Menteri Perdagangan (Enggartiasto Lukita) itu paling lama diperdebatkan. Dia minta berapa kita ngotot berapa. Tidak akan kemudian berlebihan karena gitu dari jumlah lebih dari itu kena," pungkasnya. [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini