Menko Darmin prediksi defisit transaksi berjalan kuartal III lewati 3 persen

Jumat, 9 November 2018 13:51 Reporter : Anggun P. Situmorang
Menko Darmin prediksi defisit transaksi berjalan kuartal III lewati 3 persen Darmin Nasution. ©2018 Istimewa

Merdeka.com - Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, memprediksi defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) kuartal III-2018 melebar di atas 3 persen. Hal ini dipicu oleh impor yang cukup tinggi dalam periode tersebut.

"Kelihatannya perkiraannya begitu, melebar dari kuartal II. Kenapa? Karena memang pertumbuhan ekonomi kita tetap tinggi, sehingga impornya jalan," ujarnya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (9/11).

Menurutnya, defisit transaksi berjalan di atas 3 persen bukan sesuatu yang harus dikhawatirkan secara berlebihan. Sebab, capital inflow atau aliran dana masuk ke Indonesia mulai berjalan seiring dengan penguatan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS.

"Kemungkinan iya (di atas 3 persen), tapi ya itu bukan sesuatu yang menjadi sesuatu yang mengkhawatirkan. Apalagi sekarang, capt inflow mulai masuk setelah Rupiah menguat, capt inflow mulai masuk. Sehingga sebetulnya, kalau ada defisit di transaksi berjalan, kalau di transaksi modal dan finansialnya tidak terlalu besar," jelasnya.

Menko Darmin melanjutkan, pelebaran defisit transaksi berjalan tak selalu memunculkan sentimen negatif bagi Indonesia, karena komponen ekonomi yang lain seperti pertumbuhan ekonomi dan inflasi tetap membaik. Meskipun di satu sisi, ekspor Indonesia belum menunjukkan kinerja yang optimal.

"(Memunculkan sentimen negatif?) tergantung. ekonomi kita kalau dilihat pertumbuhan oke, inflasi oke, lain lain oke. Memang kenapa terjadi defisit? impor tetap tinggi ekspornya tak mampu mengimbanginya," tandasnya. [bim]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini