Menko Airlangga Sebut Indonesia Terjerat Impor Pangan Akibat Panen Kerap Molor

Selasa, 16 Juni 2020 21:36 Reporter : Anisyah Al Faqir
Menko Airlangga Sebut Indonesia Terjerat Impor Pangan Akibat Panen Kerap Molor Menko Airlangga Resmi Buka Pendaftaran Kartu Prakerja. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengakui permasalahan pangan dihadapkan dua pilihan antara panen dan impor. Pemerintah terpaksa melakukan impor bahan pangan lantaran musim panen yang sering molor.

"Panen jadwalnya sering mundur dan tergantung cuaca, tapi ini berkaitan dengan bahan baku," kata Menko Airlangga dalam Webinar IPMI bertema 'Triple Helix Innovation for Sustainable Food System in Indonesia Amid Covid-19', Jakarta, Selasa (16/6).

Menko Airlangga menambahkan antara panen dan kebutuhan juga sering terjadi ketidakcocokan. Semua tergantung masa panen dan faktor alam.

Nilai tukar pertanian dan inflasi juga jadi pertimbangan pemerintah dalam memutuskan impor bahan pangan. Terjaganya harga bahan pokok akan berdampak pada inflasi yang terkendali.

1 dari 1 halaman

Genjot Minta Anak Muda Terjun ke Pertanian

anak muda terjun ke pertanian

Selain itu, lanjut Menko Airlangga, pemerintah ingin memutus impor pangan dengan meningkatkan minat anak muda pada industri pertanian. Harapannya agar produk pertanian bisa menghasilkan nilai tambah.

"Anak muda sekarang belum tentu mau masuk ke pertanian dan ini harus didorong mekanisasinya," kata dia.

Hal yang penting saat ini bidang mekanisasi. Sebab selama ini petani sering mendapatkan bantuan peralatan, tetapi mereka tidak diberikan pelatihan untuk memaksimalkan alat tersebut.

[bim]

Baca juga:
Pemerintah Jamin 11 Komoditas Bahan Pokok Aman Sampai Desember 2020
Pukulan Corona Pada Sektor Pertanian Masih Bakal Berlanjut Hingga Tahun Depan
Pemerintah Dorong Swasembada Antisipasi Krisis Pangan Saat Pandemi Corona
Urban Farming Jadi Tren Warga Jakarta Selama PSBB
Mengenal Jogja Berkebun, Komunitas Bercocok Tanam di Kalangan Anak Muda
Kementan Surati 10 Negara Soal Impor Produk Pertanian Tak Layak
Pandemi Covid-19 jadi Momentum Reformasi Besar-besaran Sektor Pertanian

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini