Menko Airlangga Sebut Fintech Telah Salurkan Pinjaman Rp100 Triliun

Senin, 9 November 2020 17:53 Reporter : Sulaeman
Menko Airlangga Sebut Fintech Telah Salurkan Pinjaman Rp100 Triliun Menko Airlangga. ©2020 Tebe/Humas Ekon

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mencatat, perusahaan financial technology (fintech) Peer to Peer Lending (P2P) telah menyalurkan pinjaman sebesar Rp100 triliun per September 2020. Nilai tersebut naik sebesar 113 persen dibanding periode sama tahun lalu atau secara year on year (yoy).

"Di dalam penyaluran pinjaman akumulasi penyaluran p2p lending sudah mencapai lebih dari Rp100 triliun hingga bulan september 2020. Atau ini naik sebesar 113 persen secara tahunan (yoy)," ucap Airlangga dalam acara peluncuran "Indonesia Fintech Society (IFSoc)", Senin (9/11).

Airlangga mengatakan, kenaikan pesat penyaluran pinjaman p2p lending ini tak lepas dari peningkatan jumlah aku peminjam (borrower) dan penyaluran pinjaman. "Dan usia lender ataupun borrower kelompok muda berusia rata-rata 34 tahun," jelasnya.

Selain itu, pesatnya perkembangan teknologi di tengah masyarakat juga menopang pertumbuhan industri fintech. Menyusul kian mudahnya akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang dibutuhkan.

"Di tahun 2019 laporan Google dan Temasek menunjukkan bahwa ekonomi digital Indonesia yang terbesar dengan pertumbuhan tercepat di ASEAN. Fintech memiliki peran besar dengan estimasi nilai 45 miliar USD dan pertumbuhan tahunan hampir 50 persen," paparnya.

Oleh karena itu, pihaknya meminta stakeholders terkait untuk mampu menjaga tren pertumbuhan positif ini. Sehingga fintech ke depan terus bisa berinovasi dalam memberikan layanan terhadap masyarakat.

"Di samping itu juga melindungi kepentingan masyarakat merupakan aspek paling penting. Sehingga OJK (Otoritas Jasa Keuangan) tentunya harus terus melakukan pengawasan secara dinamis," tutup Menko Airlangga. [idr]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini