Menko Airlangga: Resesi Hong Kong dan Singapura Tak Pengaruhi Ekonomi Indonesia

Selasa, 5 November 2019 14:03 Reporter : Anggun P. Situmorang
Menko Airlangga: Resesi Hong Kong dan Singapura Tak Pengaruhi Ekonomi Indonesia Airlangga di Istana. ©2019 Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan resesi Hong Kong dan Singapura tidak akan berdampak besar pada perekonomian Indonesia. Resesi kedua negara tersebut dinilai terjadi sebagian besar disebabkan oleh faktor internal.

"Ya kalau perekonomian Indonesia kan kita punya domestik market yang cukup bagus. Memang kan selama ini Singapura dan Hong Kong sudah slow down. Apalagi Hong Kong terkait dengan banyaknya persoalan internal," ujarnya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (5/10).

Mantan Menteri Perindustrian tersebut menambahkan, hubungan perdagangan Hong Kong dan Indonesia selama ini sebagian besar terkait transit perdagangan ke China. Akibat banyaknya konflik internal, perdagangan kini dilakukan langsung menuju China.

"Hong Kong kan transhipment ke China, tapi sekarang fungsinya sudah banyak berubah karena sekarang perdagangan dengan China langsung," jelasnya.

1 dari 1 halaman

RCEP Andalan Pemerintah Tangkal Dampak Resesi Global

Menko Airlangga mengatakan pemerintah Indonesia kini sudah memiliki strategi untuk menangkal dampak resesi serta menghindar dari resesi. Langkah tersebut adalah terlibat dalam negosiasi pakta perdagangan bebas Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP).

"Oleh karena itu kita bahas terkait blok baru yang namanya RCEP. Jadi RCEP ini kan East Asia FTA. Dan ini adalah terbesar dibandingkan seluruh blok perdagangan. Makanya kemarin dalam pembicaraan 15 negara sudah setuju, dan untuk berbasis text tinggal kita legal scrubbing dan India punya waktu untuk berbicara secara internal," jelasnya.

[bim]

Baca juga:
Ekonomi Melambat, Pengusaha Rem Ekspansi Bisnis
Faktor ini Buat Ekonomi Indonesia Tak Terpengaruh Signifikan Resesi Dunia
DPR Minta Sri Mulyani Perkuat Terobosan Hadapi Tantangan Ekonomi
Ramai-Ramai Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal III-2019 Diprediksi Melempem di 5 Persen
Ada Resesi Global, LPS Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI Hanya 5 Persen
Sri Mulyani: Ekonomi Dunia Masuk Kategori Resesi
Ekonomi Global Diprediksi Makin Suram di 2020, Ini Sebabnya

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini