Menko Airlangga Gandeng Startup Sukseskan Program Kartu Pra Kerja

Kamis, 12 Maret 2020 15:46 Reporter : Anggun P. Situmorang
Menko Airlangga Gandeng Startup Sukseskan Program Kartu Pra Kerja Menko Airlangga. ©2020 Tebe/Humas Ekon

Merdeka.com - Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengumpulkan sejumlah perusahaan rintisan atau startup untuk mengkurasi penerapan program kartu pra kerja. Salah satu startup yang akan berpartisipasi memberikan pelatihan adalah Ruangguru.

Direktur Produk dan Kerjasama Ruangguru Iman Usman mengatakan, program kartu pra kerja akan dirilis pemerintah dalam waktu dekat. Seluruh startup diminta untuk bersiap membantu pemerintah dalam memberikan pelatihan.

"Kan sebenarnya program kartu pra kerja akan dirilis segera. Tadi sebenarnya Kemenko mengumpulkan beberapa platform terkait untuk bisa membantu kesiapan kartu pra kerja ini sendiri," ujarnya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (12/3).

Dari Ruangguru sendiri memberikan dukungan beberapa teknisi untuk bisa mengakselerasi program supaya bisa cepat dilaksanakan. "Kedua, sebenarnya, sebagai platform bagaimana kita mengkurasi training provider yang dianggap relevan dan berkualitas, terutama di daerah yang nanti rencananya akan dilakukan di pilot dulu," jelasnya.

Untuk tahap pertama uji coba atau pilot program kartu pra kerja akan menggunakan tiga daerah di Indonesia. Di luar tiga daerah tersebut, pemerintah juga akan melakukan uji coba di Jawa Timur.

"Iya betul (tiga daerah). Itu nanti yang jadi prioritas utama dan mungkin ada satu tambahan Jatim sepertinya, nanti jadi pertama dulu. Tapi bedanya dari yang situ untuk sampai ke nasional tidak lama, mungkin 2 sampai 3 bulan sudah nasional juga," papar Iman.

1 dari 1 halaman

Pelatihan

Ruangguru nantinya akan memberi pelatihan terhadap 2 juta pekerja sepanjang tahun. Jumlah tersebut secara bertahap akan mendapat pelatihan hingga secara keseluruhan mencapai 2 juta pekerja.

"Bisa banyak banget, tapi sebenarnya tergantung kuota dari pemerintah. Jadi sebenarnya pemerintah targetnya tahun ini pemerintah menargetkan 2 juta, dan itu dilakukan secara bertahap. Jadi, tiap minggu ada berapa ribu, berapa ribu. Jadi, akhirnya sepanjang tahun bisa sampai 2 juta," katanya.

Para pekerja sendiri nantinya akan mendapat pilihan 200 jenis pelatihan. Pelatihan tersebut dikategorikan sesuai dengan kemampuan para pencari kerja.

"Sekarang kita sudah ada lebih dari 200 jenis pelatihan, itu di semua skill-skill yang jadi prioritas. Jadi misalnya kan seperti mulai dari coding, marketing, kemudian juga ada di bidang hospitality juga, karena arahnya kan juga mendukung destinasi pariwisata," tandasnya.

Adapun dalam rapat yang berlangsung selama 1,5 jam tersebut, pemerintah juga mengundang startup lain seperti Bukalapak dan Tokopedia. Seluruh startup ini akan bersama-sama dengan pemerintah meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia. [azz]

Baca juga:
Airlangga Bahas Virus Corona Hingga Omnibus Law dengan Bank Dunia
Penganggur Muda Dikhawatirkan Tak Tertarik Ikut Program Kartu Pra Kerja
Mulai Disebar April 2020, Kartu Prakerja Tahap Pertama untuk Jabodetabek dan Jabar
Terapkan Kartu Pra Kerja, Pemerintah Identifikasi 2.000 LPK
Pemerintah Mulai Uji Coba Kartu Pra Kerja di Jakarta dan Bandung
Jokowi Minta Kartu Pra Kerja Hingga BPNT Segera Diimplementasikan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini