Menko Airlangga Bawa 'Oleh-Oleh' Komitmen Investasi dari Singapura

Rabu, 14 Juli 2021 09:30 Reporter : Idris Rusadi Putra
Menko Airlangga Bawa 'Oleh-Oleh' Komitmen Investasi dari Singapura Menko Airlangga. ©2020 Foto: Lutfi/Humas Ekon

Merdeka.com - Pertemuan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dengan sejumlah menteri Singapura pada Selasa menghasilkan beberapa komitmen antara kedua negara.

Dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, pemerintah Singapura menegaskan komitmen negaranya untuk membangun kerja sama ekonomi dengan Indonesia dan mendorong pengusaha Singapura untuk terus berinvestasi di Indonesia.

"PM Singapura menyatakan iklim berusaha di Indonesia sudah semakin baik, sehingga pemerintahnya terus mendorong pengusaha Singapura untuk berinvestasi di Indonesia," kata Menko Airlangga dikutip dari Antara, Rabu (14/7).

Dalam pertemuan tersebut ditegaskan pula komitmen kedua negara untuk bersama-sama mengembangkan energi hijau. Pemerintah Singapura akan segera meresmikan pembangkit listrik tenaga surya terapung di Singapura dengan kapasitas 60 MW serta Singapura juga mendukung pengembangan Kawasan Industri Kendal yang telah diresmikan Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Lee Hsien Loong pada 2016 silam.

PM Lee Hsien Loong mengapresiasi keputusan pemerintah RI yang menetapkan Batam sebagai Kawasan Ekonomi Khusus, karena akan semakin mendorong investasi Singapura ke Indonesia. Bahkan dari Batam akan bisa dibangun IT Center yang andal dan melatih tenaga-tenaga terampil di bidang digital.

Sementara dalam pertemuan terpisah dengan Wakil Perdana Menteri Singapura Heng Swee Keat, Menko Airlangga membahas potensi kerja sama di antara kedua negara, yang dapat menjadi modal untuk bisa keluar dari pandemi Covid-19.

"Pemerintah Indonesia berupaya keras mengendalikan penyebaran virus Covid-19 varian ini, dengan mempercepat program vaksinasi. Presiden Joko Widodo menginstruksikan agar vaksinasi bisa mencapai satu juta per hari, untuk kemudian ditingkatkan menjadi dua juta suntikan per hari," jelas Airlangga.

Airlangga dan mitra Singapura juga membahas kemungkinan persiapan travel bubble khususnya untuk Batam, Bintan, dan Bali. Ketika kondisi sudah memungkinkan, diharapkan ketiga daerah tersebut bisa menggerakkan kembali pariwisatanya.

Sedangkan dalam pertemuan Menko Airlangga dengan Menteri Senior Singapura Tharman Shanmugaratnam, keduanya sepakat agar semua negara bahu membahu untuk segera menangani pusat penyakit ketika wabah terjadi.

"Kita memerlukan global fire fighter yang langsung bekerja untuk menangani bencana, tetapi bereaksi setelah menjadi wabah," ungkap Airlangga.

Baca Selanjutnya: Reformasi Pajak Global...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini