Menko Airlangga: Bantuan untuk PKL dan Warung Efektif Bantu Pedagang Hadapi Pandemi

Selasa, 26 Oktober 2021 17:15 Reporter : Merdeka
Menko Airlangga: Bantuan untuk PKL dan Warung Efektif Bantu Pedagang Hadapi Pandemi Menko Airlangga. Liputan6.com

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyebut bahwa bantuan untuk Pedagang Kaki Lima (PKL) dinilai efektif untuk membantu para pedagang terdampak pandemi. Hal itu terbukti dari realisasinya sudah mencapai 70 persen dari pagu anggaran Rp1,2 triliun.

"Bantuan PKL dan warung realisasi per 25 Oktober sudah ada 706.996 penerima atau Rp848 miliar, dan ini 70 persen daripada pagu anggaran. Sehingga dengan demikian, serapannya baik dan mereka bukan penerima BPUM. Jadi bantuan ini efektif untuk memberi jaring pengaman untuk mereka yang belum mendapat bantuan," kata Menko Airlangga dalam Konferensi Pers Evaluasi Program PC-PEN dan Optimalisasi Anggaran Program PEN 2021, Selasa (26/10).

Oleh karena itu, pemerintah akan melanjutkan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tahun 2022 yang di dalamnya terdapat insentif untuk masyarakat baik bantuan sembako, KUR, Kartu Prakerja, dan UMKM serta bantuan PKL dan warung.

"Pemerintah telah mempersiapkan beberapa program yang terus berlanjut di tahun 2022, yaitu untuk kluster kesehatan Rp77,05 triliun, perlinsos Rp126,54 triliun, program prioritas Rp90,4 triliun dan dukungan UMKM Rp27,48 triliun," ujarnya.

Secara rinci, Menko menyampaikan rincian realisasi dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) per 25 Oktober 2021 sudah mencapai 58,3 persen dari pagu anggaran Rp744,77 triliun.

Untuk kluster kesehatan sudah terealisasi 54,3 persen atau Rp116,8 triliun dari pagu anggaran Rp214,96 triliun, perlindungan sosial baru 67 persen atau Rp125 triliun dari pagu Rp186,64 triliun.

Lalu, program prioritas realisasinya sudah 57,7 persen atau Rp68 triliun dari pagu Rp117,94 triliun, sedangkan kluster insentif usaha sudah 96,7 atau Rp60,73 triliun dari pagu Rp62,83 triliun. Sementara, untuk KUR sendiri sudah terealisasi Rp224 triliun dari pagu anggaran Rp285 triliun.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com [idr]

Baca juga:
Pemerintah akan Lanjutkan Program PEN di 2022
Menteri Sri Mulyani Beberkan Aspek Islami dari Aturan Penanganan Pandemi
Aturan Penumpang Pesawat Wajib PCR Hambat Kebangkitan Ekonomi
Per 22 Oktober, Penyerapan Anggaran PEN Baru 58,4 Persen dari Target Rp744 Triliun
Fokus E-Commerce Jadi Penyelamat Industri Ritel di Tengah Pandemi

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini