Menjaga Eksistensi Kain Tenun Kota Kediri Hingga Sukses Tembus Pasar Luar Negeri

Minggu, 12 September 2021 19:59 Reporter : Imam Mubarok
Menjaga Eksistensi Kain Tenun Kota Kediri Hingga Sukses Tembus Pasar Luar Negeri Eksistensi Pengrajin Kain Tenun Kota Kediri di Masa Pandemi. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Pandemi Covid-19 berdampak pada semua sendi kehidupan masyarakat Indonesia. Termasuk sektor ekonomi yang sempat ambruk. Kondisi ini juga dirasakan perajin tenun ikat di Kota Kediri.

Mereka harus memutar otak agar eksistensi kain tenun Kediri yang sudah bertahan selama bertahun-tahun, tetap hidup.

Salah satunya dilakukan Eko Hariyanto. Sejak 2015, dia eksis sebagai perajin kain tenun ikat. Eko harus berinovasi untuk bisa bertahan di masa pandemi. Dia mengikuti perkembangan pasar modern.

Produk kain tenin yang dihasilkan oleh Aam Putra Tenun ini sudah mulai memiliki pasar baru di Balikpapan. Bahkan sudah merambah ke mancanegara seperti Arab dan Turki. Semua berkat kemajuan teknologi. Dia bisa menjual produknya dengan pasar lebih luas.

"Sebelumnya para pembeli datang langsung untuk memesan kain tenun ikat yang diinginkan. Dikarenakan sekarang masih dalam masa pandemi, kita akhirnya membuka toko online di marketplace agar penjualan dapat berjalan. Sekarang semua serba online jadi kita juga harus mau mengikuti perkembangan zaman", ungkap Eko Hariyanto, Minggu (12/9).

Menurutnya, saat ini hasil penjualan mengalami peningkatan dibanding awal pandemi. Meskipun belum bisa menyamai pendapatan pada saat sebelum pandemi.

"Hasil dari penjualan online lumayan. Walaupun pendapatannya belum bisa menyamai pada saat belum ada pandemi. Mungkin dikarenakan kita juga masih baru menjalankan penjualan online ini. Jadi belum bisa maksimal", imbuh Eko.

eksistensi pengrajin kain tenun kota kediri di masa pandemi

Stategi lain untuk bisa bertahan di masa pandemi yaitu dengan tetap berkomunikasi dengan relasi bisnisnya. Tak lupa terus berinovasi untuk motif tenun. Baginya, kualitas produk tenun harus terjaga dengan baik.

"Yang terpenting kita tetap harus menjaga kualitas produksi, dan selalu berinovasi agar tidak ketinggalan. Jangan lupa kita juga harus memanfaatkan program-program dari Pemerintah yang telah diberikan untuk para pelaku UMKM", ucapnya.

Dia mengajak para pelaku UMKM di Kota Kediri tetap semangat dan jangan mudah menyerah. Terus melakukan inovasi dan alergi dengan perkembangan teknologi. "Jangan lupa manfaatkan fasilitas-fasilitas yang diberikan pemerintah untuk para pelaku UMKM," pungkas Eko.

Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar senang mendengar semangat pelaku UMKM. Dia berjanji mendukung UMKM kembali bangkit seperti semula.

Pria yang akrab disapa Mas Abu ini berharap, ke depannya pelaku UMKM bisa memanfaatkan program-program yang telah disiapkan pemerintah. Seperti program Kredit Usaha Melayani Warga Kota Kediri (Kurnia), dan Program Kelas Pemulihan Ekonomi UKM Terdampak Covid-19 (Pake Sumpit). [noe]

Baca juga:
Bantu UMKM, Pemkab Tangerang Dorong Pelaku Usaha Jualan di Mal
Pesanan UMKM Naik 6 Kali Lipat dalam Festival Belanja Daring
Dukung UMKM saat Pandemi, Sahabat Ganjar Gelar Aksi Borong Dagangan di 51 Kota
Dana Jumbo Rights Issue BBRI Akan Dorong Peningkatan Rasio Kredit UMKM
Pemprov DKI Bantu Pemasaran Produk UMKM
Pemerintah Perpanjang Subsidi Bunga KUR Hingga Akhir Tahun, Pengusaha UMKM Semringah

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. UMKM
  3. Kediri
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini