Menhub Soal Pelonggaran Masker dan Tes Covid: Titik Balik Kebangkitan Transportasi

Rabu, 18 Mei 2022 13:23 Reporter : Sulaeman
Menhub Soal Pelonggaran Masker dan Tes Covid: Titik Balik Kebangkitan Transportasi Menhub Budi Karya Sumadi. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyambut baik kebijakan pelonggaran penerapan protokol kesehatan terkait penggunaan masker serta perjalanan dalam dan luar negeri. Diketahui, Presiden Jokowi memperbolehkan masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan tidak memakai masker.

"Kami meyakini kebijakan ini dapat menjadi titik balik kebangkitan sektor transportasi yang turut berkontribusi untuk kebangkitan ekonomi Indonesia," ucapnya, Rabu (18/5).

Menhub mengatakan, keputusan penerapan relaksasi prokes yang diambil pemerintah telah mempertimbangkan situasi dan kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia yang semakin terkendali.

Menindaklanjuti adanya kebijakan ini, Kementerian Perhubungan telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri. Antara lain SE 54 Tahun 2022 untuk transportasi darat, SE 55 Tahun 2022 untuk transportasi laut, SE 56 Tahun 2022 untuk transportasi udara, dan SE 57 Tahun 2022 untuk transportasi perkeretaapian.

Selain itu, Kementerian Perhubungan juga menerbitkan SE tentang Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) Perjalanan Orang Luar Negeri. Yaitu SE 58 untuk transportasi udara, SE 59 untuk transportasi laut, SE 60 untuk transportasi darat.

SE Kemenhub tersebut diterbitkan merujuk pada SE Satgas Covid-19 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Pada Masa Pandemi Covid-19, yaitu: SE Nomor 18 Tahun 2022 untuk perjalanan dalam negeri dan SE Nomor 19 Tahun 2022 untuk perjalanan luar negeri.

"SE tersebut diterbitkan pada 18 Mei 2022 dan mulai berlaku pada hari ini," ujar Menhub.

2 dari 2 halaman

Aturan Baru Terkait Pelonggaran Prokes

terkait pelonggaran prokes

Pemerintah memutuskan untuk melonggarkan kebijakan pemakaian masker bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan atau area terbuka.

Jika masyarakat sedang beraktivitas di luar ruangan atau di area terbuka yang tidak padat orang, maka diperbolehkan untuk tidak menggunakan masker. Namun, untuk kegiatan di ruangan tertutup dan transportasi publik, tetap harus menggunakan masker.

Sementara itu, bagi masyarakat yang masuk kategori rentan, lansia, atau memiliki penyakit komorbid, disarankan tetap menggunakan masker saat beraktivitas. Demikian juga bagi masyarakat yang mengalami gejala batuk dan pilek, maka tetap harus menggunakan masker ketika melakukan aktivitas.

Selain melonggarkan kebijakan pemakaian masker, pemerintah juga melonggarkan kebijakan tes usap PCR atau Antigen bagi pelaku perjalanan. Bagi pelaku perjalanan dalam negeri dan luar negeri yang sudah mendapatkan dosis vaksinasi lengkap (2 dosis) maka sudah tidak perlu lagi melakukan tes swab PCR maupun antigen.

Baca juga:
Menkes Minta Pengguna Transportasi Publik, Komorbid dan Lansia Tetap Pakai Masker
PR Penting yang Harus Dibenahi Jika Nanti Tarif KRL Naik
Tarif KRL Batal Naik dalam Waktu Dekat
Menhub Budi: LRT Jabodebek Selesaikan Masalah Transportasi Perkotaan
Dirut KAI Beberkan Ragam Manfaat Kehadiran LRT untuk Ekonomi, Termasuk Tumbuhkan UMKM
LRT Jabodebek Ditargetkan Beroperasi Komersial Desember 2022
LRT Jabodebek Bisa Angkut 100.000 Penumpang per Hari

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini