Menhub Pastikan Bandara Komodo Bukan Dijual ke Asing, Berikut Penjelasannya

Jumat, 7 Februari 2020 11:48 Reporter : Merdeka
Menhub Pastikan Bandara Komodo Bukan Dijual ke Asing, Berikut Penjelasannya Menhub Raker dengan Komisi V DPR. ©2020 Liputan6.com/JohanTallo

Merdeka.com - Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, menyatakan tak menjual Bandara Komodo di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk dikelola oleh pihak swasta dan asing. Dia menegaskan, pemerintah hanya memberikan hak kelola kepada konsorsium Cardig Aero Service (CASS) dan Changi Airports International PTE LTD (CAI) selama 25 tahun hingga 2044.

"Sebelumnya saya tegaskan satu, airport ini tidak dijual ke konsorsium, hanya mendapatkan izin konsesi selama 25 tahun. Kedua, investor atau pengelola menginvestasi sejumlah uang yang luar biasa, yaitu lebih dari Rp1,2 triliun," ujar dia pasca penandatanganan KPBU Bandara Komodo di Gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (7/2).

Sebagai informasi, konsorsium CASS tercatat sebagai pemegang saham mayoritas pada PT Cinta Airport Flores (CAF) selaku pengelola Bandara Komodo, yakni sebesar 80 persen. Sementara 20 persen porsi saham lainnya dikuasai oleh Changi Airports International PTE LTD (CAI).

Menurut Menhub Budi, perjanjian Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk Bandara Komodo ini dilakukan dengan tujuan mendapat pendanaan lebih untuk mengembangkan lapangan udara lainnya di Tanah Air.

"Mengapa kami lakukan ini, supaya uang yang semestinya untuk pengembangan Labuan Bajo kami bisa kembangkan untuk pelabuhan atau bandara lain yang ada di Aceh, Sulawesi Utara dan sebagainya," ungkap dia.

1 dari 1 halaman

Perbaikan Bandara Komodo Vital Majukan Wisata Labuan Bajo

Sementara Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama, mengungkapkan pengembangan Bandara Komodo menjadi penting lantaran tempat ini merupakan pintu masuk menuju Labuan Bajo yang dijadikan sebagai salah satu dari lima Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Super Prioritas di 2020.

"Kami harapkan dengan adanya Airport Komodo yang nantinya akan direnovasi dan diperbaiki segala macam, sesuatunya ini akan dapat mendatangkan wisatawan dari mancanegara dan akan mendatangkan lebih banyak wisatawan ke Indonesia, khususnya Labuan Bajo. Saya pikir ini adalah hal yang sangat penting untuk kemajuan destinasi Labuan Bajo ke depan," tuturnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com

[bim]

Baca juga:
Sah, Kemenhub Serahkan Pengelolaan Bandara Komodo ke CASS
Kabut Tebal, Bandara Adi Soemarmo Solo Sempat Ditutup
Soal Virus Corona, Kemenkes akan Tingkatkan Jumlah Personel di Bandara
Cegah Penyebaran Virus Corona, Pemerintah Moratorium Impor Produk Pertanian China
Pemkab Bogor Usulkan Lanud Atang Sendjaja Jadi Bandara Komersil
Porter Lion Air Curi Uang Rp35 Juta dari Bagasi Penumpang

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini