Menhub Jonan minta maaf kemacetan arus mudik 2016 memakan korban

Senin, 18 Juli 2016 12:19 Reporter : Idris Rusadi Putra
Menhub Jonan minta maaf kemacetan arus mudik 2016 memakan korban Ignasius Jonan. Fikri Faqih©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan mewakili seluruh kementerian serta pemangku kepentingan yang terlibat dalam masa Angkutan Lebaran 2016 menyesalkan atas jatuhnya korban meninggal, baik karena kecelakaan lalu lintas maupun hal lainnya, termasuk kejadian di pintu keluar tol "Brebes Exit" (Brexit). Bahkan, Jonan secara langsung mengucapkan permohonan maaf.

"Atas nama seluruh stakeholder (pemangku kepentingan), kami menyampaikan rasa penyesalan serta permintaan maaf atas jatuhnya korban meninggal dunia," kata Jonan seperti ditulis Antara, Senin 918/7).

Menurut Jonan, kemacetan ketika puncak arus mudik di ruas tol Brebes-Tegal akan menjadi bahan introspeksi dan evaluasi bagi semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan angkutan Lebaran tahun depan.

Namun demikian, ia mengaku seluruh kementerian dan lembaga serta pihak-pihak lain yang terlibat dalam angkutan Lebaran 2016 telah bekerja keras dan maksimal untuk menyelenggarakan angkutan Lebaran yang lebih baik sesuai arahan Presiden Joko Widodo.

"Semoga, angkutan Lebaran pada tahun-tahun mendatang akan terselenggara lebih baik lagi," ucapnya, berharap.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono menjelaskan inti kemacetan panjang di pintu keluar tol Brebes Timur berasal dari ruas jalan di luar tol yang cenderung lebih sempit.

"Kemacetan bukan di ruas tol, tapi dampaknya ke tol," ujarnya.

Dia juga mengaku prihatin dengan kejadian yang memakan korban hingga 12 orang meninggal dunia karena antrean mengular hingga 18 kilometer dan memakan waktu lebih dari 24 jam. "Semua prihatin dengan kejadian ini," katanya.

Namun, Kepala badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PU-PR Herry Trisaputra Zuna mengungkapkan secara umum di ruas tol Jasa Marga mengalami penurunan hingga 4,5 persen pada masa Lebaran 2016.

"Palimanan ada peningkatan, perbandingan volume tahun lalu dengan sekarang tidak terlalu berbeda," imbuhnya. [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini