Menhub Budi Restui Pejabat Negara Pakai Transportasi Umum Tapi Bukan untuk Mudik

Rabu, 6 Mei 2020 13:55 Reporter : Sulaeman
Menhub Budi Restui Pejabat Negara Pakai Transportasi Umum Tapi Bukan untuk Mudik Menhub Budi Karya Sumadi. ©Liputan6.com/Tira Santia

Merdeka.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberi lampu hijau kepada pejabat negara termasuk anggota DPR untuk menggunakan transportasi umum selama aturan larangan mudik lebaran 2020 diberlakukan. Namun, dengan tujuan terkait pekerjaan bukan mudik.

"Jadi, rekan (DPR) dari Kalimantan, Sulawesi, Papua, Sumatera, jika memang dibutuhkan untuk tugas secara spesifik. Saya sampaikan bapak adalah petugas negara, pejabat negara, boleh melakukan movement (mobilitas) sesuai tugasnya," kata Budi saat menggelar rapat kerja virtual bersama Komisi V DPR RI, Rabu (6/5).

Dia mengatakan, keputusan ini bagian dari penjabaran lebih lanjut terkait Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Musim Mudik Idul Fitri 1441 Hijriyah.

Tak hanya pejabat negara yang bertugas, tenaga kerja di bidang logistik pun diperkenankan menggunakan transportasi umum dalam rangka pemenuhan kebutuhan masyarakat akan logistik. Keputusan tersebut, sebagai tidak lanjut atas usulan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang tertuang dalam surat resmi berisi permintaan distribusi logistik tetap diizinkan selama adanya larangan mudik lebaran 2020.

"Secara kebetulan Pak Menko (Airlangga) memberikan satu arahan pada kami, logistik tidak boleh berkurang yang membuat suatu penurunan kegiatan ekonomi. Kami akan melakukan segala effort agar PT ASDP, PT Pelni menjangkau daerah yang tidak bisa dijangkau dibantu dengan kapal," jelasnya.

Nantinya, Kementerian Perhubungan selaku regulator akan menggandeng Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Kesehatan untuk menentukan kriteria yang berhak menggunakan moda transportasi umum tersebut selama larangan mudik belum dicabut pemerintah.

"Jadi, beruntunglah Bapak-bapak anggota DPR mendapatkan itu. Termasuk kami melakukan perjalanan karena tugas negara, saya boleh ke Palembang tapi bukan mudik," tandasnya. [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini