Menhub Budi Imbau Direksi Baru Garuda Indonesia Selesaikan Beban Masa Lalu

Kamis, 23 Januari 2020 15:54 Reporter : Merdeka
Menhub Budi Imbau Direksi Baru Garuda Indonesia Selesaikan Beban Masa Lalu Menhub Budi Karya Sumadi. ©2019 Liputan6.com/Athika Rahma

Merdeka.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, jajaran direksi baru Garuda Indonesia harus menyelesaikan beban masa lalu, yang menjadi persoalan manajemen. Hal ini untuk memperbaiki kinerja perusahaan ke depan.

"Persoalannya adalah manajerial, ada beban masa lalu yang harus diselesaikan itu nomor satu," kata Budi, di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (23/1).

Selain itu, direksi Garuda Indonesia yang baru juga harus mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik dalam menjalankan tugasnya. Kemudian dilanjutkan dengan pengembangan bisnis untuk mendukung pariwisata.

"Kegiatan lainnya, Garuda adalah national flight carrier menjadi kebanggaan kita di satu sisi kita mendukung Garuda, tapi Garuda juga harus beri ruang ke stakeholder lain untuk dapat menjadikan Garuda sebagai partner," tambahnya.

Menurutnya, kegiatan operasional Garuda Indonesia tidak menjadi prioritas, sebab saat ini maskapai penerbangan nasional tersebut sudah menyabet prestasi ketepatan waktu tertinggi.

"Kalau saya lihat masalah teknis Garuda tak ada masalah. Bahkan on time performance-nya nomor satu di dunia. Apalagi ada runway 3 yang mau diresmikan ini," tandasnya.

1 dari 1 halaman

Pemilihan Sudah Profesional

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Hariyadi B. Sukamdani menilai, pemilihan Direktur Utama Garuda Indonesia kali ini profesional. "Paling penting adalah pemilihan ini jauh lebih profesional dibandingkan sebelumnya," kata Hariyadi kepada awak media, di Kantor APINDO, Jakarta, Kamis (23/1).

Meski dia tidak paham betul mengenai latar belakang Dirut Garuda yang baru ditunjuk. Namun, dia memercayakan ke depannya komunikasi antara Kadin dan Garuda Indonesia bisa terus terjalin.

"Dirut dan komisaris yang baru akan lebih baik, apalagi kalau kita lihat, tapi saya tidak tahu persis Pak Irfan ini background beliau di mana, tapi yang jelas komisarisnya cukup dekat dengan kita, ada pak Triawan Munaf, pak Chairal Tanjung," ungkapnya.

Dia juga berharap dengan jajaran direksi Garuda yang baru akan memberikan dampak yang baik untuk masyarakat, seperti harga tiket yang lebih rasional sehingga bisa mendukung destinasi pariwisata. Mengingat, Triawan Munaf memiliki latar belakang sebagai marketing dan advertising, sehingga bisa membawa perkembangan yang baik untuk Garuda Indonesia.

"Triawan itu kan lebih banyak background nya itu di advertising, dan marketing, lebih ke pemasaran, saya pikirkan membawa dampak yang cukup bagus," pungkasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono, Athika Rahma

Sumber: Liputan6.com [azz]

Baca juga:
Cerita Yenny Wahid Diminta Erick Thohir Jadi Komisaris Garuda Indonesia
Erick Thohir Bantah Tudingan Bagi-Bagi Jabatan Komisaris Garuda Indonesia
Istana Apresiasi Kementerian BUMN Pilih Figur Terbaik Urus Garuda Indonesia
Bos Baru Garuda Indonesia Tolak Kartel Harga Tiket Pesawat
Fakta Menarik Seputar Pimpinan Baru Garuda Indonesia Hingga Pesan Unik Menteri Erick
Irfan Nilai Dirinya 'Gila' Mau Jabat Dirut Garuda Indonesia

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini