Menhub Budi Harap Si Andalan Serap Banyak Tenaga Kerja

Rabu, 20 Januari 2021 12:02 Reporter : Sulaeman
Menhub Budi Harap Si Andalan Serap Banyak Tenaga Kerja Menhub Budi Karya. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, Si Andalan mampu mempermudah pengurusan izin analisis dampak lalu lintas (andalalin) karena bisa diakses secara online. Sistem ini memanfaatkan ekosistem digital diyakini akan mempersingkat waktu pengurusan perizinan agar proyek infrastruktur dapat segera dibangun.

"Karena pemerintah menginginkan bahwa kegiatan ekonomi dari masyarakat ini tetap bergerak dengan baik ya. Tapi kita juga ingin kota itu tetap teratur dengan baik)," tuturnya dalam webinar bertajuk Kemudahan Mengurus Perizinan Bersama Si Andalan, Rabu (20/1).

Oleh karena itu, dia berharap Si Andalan akan menyerap lebih banyak tenaga kerja. Ini setelah terciptanya berbagai lapangan kerja secara luas akibat lebih ringkasnya waktu perizinan Andalalin.

"Kita juga mengharapkan adanya suatu kesempatan kerja yang banyak dengan kecepatan itu. Dan juga bisa menyerap tenaga kerja dengan baik," tukasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Mardani H. Maming menyebut kehadiran sistem Si Andalan sebagai suatu gebrakan yang luar biasa. Sebab, sistem ini mampu menjawab keinginan pengusaha atas adanya kepastian waktu dalam pengurusan perizinan analisis dampak lalu lintas (Andalalin) karena bisa diakses secara online.

"Kita bisa memohon melalui online itu menurut saya gebrakan yang luar biasa, khususnya kepada pak Menteri Budi Karya yang dilaksanakan oleh Dirjen Darat (Budi Setiyadi) yang hadir di sini. Terimakasih atas gebrakan ini. Ini juga akan mempermudah para pengusaha yamg menjadi penting disini adalah kepastian waktu," kata Mardani dalam webinar bertajuk Kemudahan Mengurus Perizinan Bersama Si Andalan, Rabu (20/1).

Dia mengungkapkan, selama ini proses pengurangan izin Andalalin kerap menjadi momok mengerikan bagi kalangan pengusaha. Menyusul adanya ketidakpastian terkait waktu penyelesaian karena proses pengurusan yang berbelit-belit.

"Saya juga pernah menjadi Bupati Tanah Bumbu, jadi saya bisa merasakan bagaimana seorang pengusaha dan bagaimana seorang birokrasi. Kadang-kadang birokrasi yang dipersulit itu adalah tidak ada kepastian waktu," terangnya. [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini