Menengok Penghasilan Negara yang Bergantung pada Kekayaan Alam RI

Senin, 5 Desember 2022 13:45 Reporter : Yunita Amalia
Menengok Penghasilan Negara yang Bergantung pada Kekayaan Alam RI tambang. shutterstock

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu mengaku terkejut terhadap reaksi sejumlah negara atas larangan ekspor bahan mentah oleh Indonesia. Dia mengungkapkan, banyak kepala negara yang menghubunginya karena kebijakan tersebut dinilai mengancam ekonomi masing-masing negara.

Berdasarkan buletin statistik perdagangan luar negeri ekspor 2022, yang dipublikasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sejumlah negara teratas yang mengimpor kekayaan alam Indonesia, migas dan non migas, berasal dari Asia dan Uni Eropa.

Lantas, berapa pendapatan domestik bruto (PDB) per kapitanya? Industri unggulan apa di setiap negara, sehingga akan sangat bergantung dengan sumber daya alam yang dimiliki Indonesia, berikut rangkumannya;

1. Jepang

Negeri "matahari terbit" ini merupakan negara tujuan ekspor peringkat pertama hasil produk migas dan non migas Indonesia. Data BPS September 2022, menunjukan nilai ekspor Jepang pada migas sebesar USD51,4 juta dan nonmigas USS2.097,7 juta.

Berdasarkan peringkat Bank Dunia, Jepang merupakan negara maju dengan pendapatan per kapita sekitar USD39.285. Industri manufaktur adalah salah satu industri unggulan Jepang. Namun, untuk menopang industri ini Jepang harus mengimpor bahan-bahan mentah kemudian mengolah dan membuatnya sebagai barang jadi, yang dijual di dalam negeri atau diekspor.

2. Republik Korea Selatan

Negeri penghasil ginseng tersebut masuk ke dalam daftar negara terbesar tujuan ekspor Indonesia. Berdasarkan data BPS hingga September 2022, nilai ekspor Korea Selatan mencapai lebih dari USD1.000.

Negara yang saat ini memuncaki industri hiburan dunia tersebut memiliki pendapatan per kapita sekitar USD34.757. Industri yang diunggulkan yaitu otomotif, telekomunikasi, dan kecantikan.

2 dari 2 halaman

3. Malaysia

Negara yang menganut parlementer kerajaan, sebagai sistem pemerintahan ini tercatat menjadi negara terbesar tujuan ekspor migas dan non migas Indonesia. Nilai ekspor Malaysia mencapai USD117,7 juta untuk produk migas dan USD1.126 juta untuk produk nonmigas.

Negara tetangga Indonesia ini hampir menuju sebagai negara maju. Tercatat, pendapatan per kapita Malaysia sekitar USD11.371 dengan industri andalan yaitu barang elektronik, semi konduktor, dan karet.

4. Singapura

Negara dengan jumlah populasi sekitar 5,64 juta itu merupakan negara paling maju di antara negara-negara Asia Tenggara. Pendapatan per kapita Singapura mencapai USD72.794.

Sebagai negara maju, Singapura tercatat sebagai daftar tujuan ekspor terbesar Indonesia dengan nilai transaksi USD323.1 juta untuk migas, dan USD713.8 juta untuk produk nonmigas.

5. China

Negara yang dipimpin oleh Presiden Xi Jinping itu cukup agresif mengekspor kekayaan alam Indonesia dengan nilai transaksi hingga September 2022 mencapai USD214 juta untuk produk migas dan USD6.153 juta untuk produk non migas.

China memiliki pendapatan per kapita sekitar USD12.556. China juga hampir mendominasi industri unggulan di antaranya luar angkasa, telekomunikasi, industri informasi, industri kimia.

6. Amerika Serikat

Negeri yang dijuluki "polisi dunia" itu tercatat kerap mengekspor kekayaan alam Indonesia. Hingga September 2022 transaksi ekspor Amerika Serikat lebih dari USD1.000 juta. Pendapatan per kapita Amerika Serikat yaitu USD69.287 dengan industri unggulan seperti teknologi, kedirgantaraan, dan banyak lagi.

7. Jerman

Negara yang menganut sistem demokrasi parlementer tersebut merupakan satu dari banyak negara Uni Eropa yang cukup bergantung terhadap kekayaan alam Indonesia.

Meski di Jerman dapat ditemui sumber-sumber mineral seperti bijih besi, nikel, uranium, namun sumber daya tersebut tidak cukup mampu memenuhi kebutuhan nasional. Itu yanh menjadi pertimbangan Jerman bergantung terhadap Indonesia. Terlebih lagi industri unggulan Jerman yaitu transportasi. Pendapatan per kapita Jerman sekitar USD50.801. [azz]

Baca juga:
Daftar Produk Indonesia yang Laris Diekspor ke Luar Negeri
Sejuta Manfaat Nikel yang Bikin Banyak Negara Bergantung ke Indonesia
Daftar Negara Asing yang Bergantung Pada Kekayaan Alam Indonesia
Pemerintah Tak akan Impor Produk Holtikultura, Kecuali Kedelai
Tanpa Batu Bara Indonesia, China dan India Bakal Gelap
Ternyata, Jepang Banyak Impor Bahan Pangan dari Indonesia

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini