Menebak penyebab melambatnya pertumbuhan investasi di Indonesia

Rabu, 8 Agustus 2018 14:53 Reporter : Merdeka
Menebak penyebab melambatnya pertumbuhan investasi di Indonesia

Merdeka.com - Investasi yang masuk ke Indonesia pada kuartal ke II-2018 tercatat hanya tumbuh 5,87 persen. Angka ini jauh lebih rendah jika dibandingkan kuartal ke I-2018 yang tumbuh sebesar 7,95 persen.

Direktur Institute for Development of Economic and Finance (Indef), Enny Sri Hartarti menjelaskan bahwa ini terjadi karena masih ragunya investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Katanya, banyak pihak yang mensinyalir melambatnya pertumbuhan investasi ini dikarenakan tahun politik yang sedang dihadapi Indonesia. Namun, sebenarnya bukan sepenuhnya karena hal itu.

"Jadi ada beberapa hambatan bagi investor itu. Pertama terbesar itu perizinan, kedua soal suku bunga dan ke tiga mengenai kondisi infrastruktur," kata Enny di kantornya, Rabu (8/8).

Menurut Enny, menurunnya investasi tersebut merupakan indikasi awal respons dunia usaha mengenai kebijakan pemerintah. Apalagi dari Indeks Tendensi Bisnis (ITB) yang dikeluarkan Bank Indonesia untuk kuartal III-2018 mengalami penurunan jika dibandingkan ITB kuartal II-2018, yaitu dari 112,82 menjadi 106,05.

Terbukti, pertumbuhan lima sektor industri prioritas pemerintah seperti industri makanan dan minuman, industri otomotif serta tekstil dan pakaian jadi turun jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. "Jadi masalahnya itu pemerintah harus lebih menekankan lebih kepada pemerintah daerah mengenai deregulasi ini. Ini harus bener-bener dijalankan sampai ke daerah, sehingga realisasi investasi itu cepa," paparnya.

Dilihat dari data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sebenarnya banyak investor yang tertarik menanamkan modalnya. Namun begitu menghadapi perizinan, investasi mereka menjadi tertunda.

Reporter: Ilyas Istianur Praditya

Sumber: Liputan6.com [idr]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini