Mendag tetapkan harga acuan minyak goreng Rp 10.500 per liter

Selasa, 21 Februari 2017 15:55 Reporter : Anggun P. Situmorang
Mendag tetapkan harga acuan minyak goreng Rp 10.500 per liter Ilustrasi minyak goreng. Shutterstock/Aleksandrs Samuilovs

Merdeka.com - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan pihaknya telah menetapkan harga acuan minyak goreng sebesar Rp 10.500 per liter. Hal ini dilakukan untuk menjaga inflasi melalui pengendalian harga dan ketersediaan stok bahan pangan.

"Minyak goreng sudah disepakati Rp 10.500 per liter per kemarin Jumat malam. Kita sepakati sesuai dengan hasil rapat kita," ujar Enggar di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (21/2).

Dia menambahkan harga acuan ini berlaku secara global. Dengan adanya penetapan ini diharapkan tidak ada oknum yang memainkan harga, sehingga tidak ada lagi keluhan masyarakat mengenai harga minyak.

"Awas kalau naik, kita akan laporkan apa nama pabriknya," imbuhnya.

Enggar menegaskan pihaknya juga menetapkan harga acuan bagi bahan pokok lainnya seperti gula sebesar Rp 12.500 per kilogram (kg). Menurutnya harga ini memang masih tinggi, sebab gula masih harus diimpor dari luar negeri.

"Gula kalau bisa kita produksi dalam negeri harganya pasti lebih murah. Persoalannya antara konsumsi dan produksi terjadi ketimpangan. Produksi kita tidak bisa memenuhi konsumsi," ujar Enggar. [idr]

Topik berita Terkait:
  1. Kemendag
  2. Harga Pangan
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini