Mendag: Kita Tidak Bisa Memaksa Orang Belanja Barang Buatan Indonesia

Senin, 3 Mei 2021 19:13 Reporter : Anggun P. Situmorang
Mendag: Kita Tidak Bisa Memaksa Orang Belanja Barang Buatan Indonesia Muhammad Lutfi. ©Liputan6.com/Immanuel Antonius

Merdeka.com - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan, pemerintah tidak bisa memaksa masyarakat untuk berbelanja barang buatan dalam negeri. Namun demikian, hal yang bisa dilakukan adalah meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan oleh masyarakat.

"Kita kan tidak bisa memaksa orang untuk berbelanja barang buatan Indonesia," ujar Mendag Lutfi dalam diskusi online, Jakarta, Senin (3/5).

Dia melanjutkan, yang perlu dilakukan dalam mendorong penjualan barang lokal adalah mengupayakan agar kompetitif dan harga terjangkau. Selain itu, barang yang dihasilkan nyaman digunakan.

"Yang kita bisa kerjakan adalah memastikan bahwa barang-barang yang dijual kompetitif dan yang paling penting dari semuanya itu terlihat baik dipakai, enak dipakai, nyaman dipakai dan harga terjangkau," jelasnya.

Dia mencontohkan, tenun uang dihasilkan oleh UMKM daerah harus memiliki keunikan tersendiri agar orang mau membeli dengan harga yang menguntungkan penjual namun memuaskan pembeli.

"Contoh, tenun. Tenun memiliki permasalah pelik memakan waktu produksi hingga 2 bulan bahkan 40 hari untuk yang simpel. Ongkosnya saja 2 juta. Kalau kita tak bisa mengunikkan barang itu dijual di e-commerce tak akan menarik. Akan sulit dijual," jelasnya.

Untuk itu, Lutfi meminta dukungan dari asosiasi pelaku e-commerce. Supaya mengupayakan barang-barang lokal ditampilkan dibagian depan platform untuk memancing pembeli.

"Kita minta dukungan dari asosiasi supaya barang-barang buatan Indonesia ini kalau tidak yang pertama, yang terdepan lah. Supaya mereka bisa mendapatkan pandangan pertama, supaya orang punya minat berbelanja," tandasnya. [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini