Mendag: Indonesia Berpotensi Cetak Surplus Terbesar Sepanjang Sejarah

Rabu, 17 November 2021 19:39 Reporter : Idris Rusadi Putra
Mendag: Indonesia Berpotensi Cetak Surplus Terbesar Sepanjang Sejarah Pelabuhan. ©2013 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi menyebut bahwa Indonesia berpotensi cetak surplus neraca perdagangan terbesar tahun di 2021. Ini bisa terjadi jika tren surplus terjaga hingga triwulan IV-2021.

"Jika surplus perdagangan terus konsisten, maka tahun ini Indonesia akan mendapatkan surplus terbesar pertama kali dalam sejarah. Sepanjang Januari hingga Oktober 2021 surplus perdagangan sudah mencapai USD 30,81 miliar," kata Mendag dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (17/11).

Diketahui, neraca perdagangan Indonesia kembali mencatatkan surplus pada Oktober 2021 sebesar USD 5,73 miliar. Surplus tersebut ditopang surplus neraca non-migas sebesar USD 6,61 miliar dan defisit neraca migas sebesar USD 0,87 miliar. Secara akumulatif, surplus neraca perdagangan periode Januari-Oktober 2021 mencapai USD 30,81 miliar.

Nilai tersebut jauh lebih besar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya dan terbesar sejak 2012 atau sepanjang 10 tahun terakhir.

"Surplus perdagangan Oktober 2021 ini melanjutkan tren surplus secara beruntun sejak Mei 2020 dan merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah. Penguatan neraca tersebut ditopang pertumbuhan ekspor yang tinggi, bahkan ekspor bulanan tertinggi sepanjang sejarah," ungkap Mendag.

Beberapa negara mitra dagang Indonesia yang menjadi penyumbang surplus perdagangan terbesar di antaranya China, Amerika Serikat (AS), dan Filipina, dengan jumlah mencapai USD 3,67 miliar.

Sementara Australia, Singapura, dan Thailand menjadi negara mitra penyumbang defisit perdagangan terbesar dengan jumlah sebesar USD 1,13 miliar.

Secara kumulatif, surplus perdagangan tersebut ditopang neraca non-migas USD 40,08 miliar dan defisit migas USD 9,28 miliar. Berdasarkan negara kontributornya, surplus perdagangan Januari— Oktober 2021 berasal dari AS dengan nilai mencapai USD 11,52 miliar, Filipina (USD 5,86 miliar), dan India (USD 4,76 miliar). [idr]

Baca juga:
Baju Impor Bakal Lebih Mahal karena Kena Bea Masuk, Industri Domestik Semringah
Aturan Baru, Impor Pakaian dan Aksesori Kena Bea Masuk Mulai 12 November 2021
Neraca Dagang Kembali Surplus USD5,73 Miliar, Tembus USD30,80 Miliar Hingga Oktober 2
Bos BPS: Kinerja Ekspor 2021 Lebih Baik Dibanding 2 Tahun Lalu
BPS Catat Impor RI Capai USD16,29 Miliar di Oktober 2021
BPS Catat Impor Farmasi dan Buah-buahan Turun di Oktober 2021

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini