Menaker: Manfaat BPJamsostek Bertambah Tanpa Ada Kenaikan Iuran

Selasa, 14 Januari 2020 12:31 Reporter : Anggun P. Situmorang
Menaker: Manfaat BPJamsostek Bertambah Tanpa Ada Kenaikan Iuran BPJS Ketenagakerjaan. ©Liputan6.com

Merdeka.com - Menteri Tenaga Kerja, Ida Fauziah, memberikan sosialisasi mengenai Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2019 mengenai Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian. Peraturan tersebut memutuskan menambah manfaat BPJS Ketenagakerjaan tanpa menaikkan iuran.

"Kenaikan manfaat diberikan kepada pekerja Indonesia tanpa ada kenaikan iuran. Peningkatan manfaat tersebut antara lain jaminan kecelakaan kerja apabila pekerja mengalami kecelakaan kerja," ujar Menteri Ida di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (14/1).

Dalam aturan baru, kata Menteri Ida, BPJS Ketenagakerjaan sebelumnya ahli waris dengan satu anak mendapat beasiswa sebesar Rp12 juta, diubah menjadi tanggungan dua orang anak dengan santunan sebesar Rp174 juta. Santunan beasiswa tersebut diberikan saat menempuh pendidikan dari TK hingga perguruan tinggi.

"Peningkatan manfaat tersebut antara lain jaminan kecelakaan kerja apabila pekerja mengalami kecelakaan kerja, ahli waris mendapatkan beasiswa yang sebelumnya satu anak Rp12 juta, menjadi 2 orang hingga perguruan tinggi yang totalnya Rp174 juta kalau dihitung kenaikannya 1.350 persen," jelasnya.

Peningkatan manfaat BPJS Ketenagakerjaan lainnya adalah, penambahan santunan kematian dan biaya transportasi yang sebelumnya hanya Rp24 juta dinaikkan menjadi Rp42 juta. "Yang baru homecare, dan penambahan biaya transportasi, santunan dan kedaluwarsa klaim. Biaya transportasi dan santunan dari Rp24 juta menjadi Rp42 juta naik 75 persen," papar Menteri Ida.

1 dari 1 halaman

Pemerintah Imbau Pemberi Kerja Tertib Lapor

pemberi kerja tertib lapor

Menteri Ida mengimbau agar perusahaan semakin tertib dalam melaporkan jumlah karyawan dan penghasilan atau upah sebenarnya yang diberikan setiap bulan. Hal tersebut penting agar pekerja Indonesia mendapatkan perlindungan dan jaminan saat bekerja.

"Dengan ditetapkannya ini menunjukkan negara hadir menjamin kesejahteraan pekerja. Oleh karena itu, segera mendaftarkan pekerja sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Untuk perusahaan yang terdaftar, mohon tertib iurannya, melaporkan upah yang sebenarnya. Sehingga pekerja mendapat kepastian manfaat baru sehingga produktivitas meningkat," tandasnya.

[bim]

Baca juga:
Ada Fasilitas Tunjangan Korban PHK, Iuran Peserta BPJS Ketenagakerjaan Tak Bertambah
Aturan Baru BPJamsostek, Korban PHK Bakal Dapat Tunjangan Selama 6 Bulan
Pemerintah Harap Rumah Murah BPJamsostek untuk Buruh Mulai Dibangun 2020
BPJamsostek Ungkap Sanksi Jika Perusahaan Tak Daftarkan Karyawan Jadi Peserta BPJSTK
BPJS Ketenagakerjaan Baru Jangkau 53 Juta Pekerja
Di HUT ke-42, BPJS Ketenagakerjaan Berganti Nama Menjadi BP Jamsostek

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini