Mei, Pemerintah Target Pinjaman Proyek Pengolahan Air Limbah Jakarta Ditandatangani

Senin, 22 April 2019 13:06 Reporter : Merdeka
Mei, Pemerintah Target Pinjaman Proyek Pengolahan Air Limbah Jakarta Ditandatangani air limbah. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan komitmen dana pinjaman untuk proyek pengolahan air limbah Jakarta atau Jakarta Sewerage System (JSS) Akan ditandatangani pada Mei 2019. Proyek JSS saat ini tengah masuk ke dalam tahap penyiapan desain, yakni untuk Zona 1 dan Zona 6.

"Untuk JSS, sekarang sudah persiapan desain. Loan signing-nya sudah sebentar lagi. Sebulan lagi, jadi bulan Mei," ungkap Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, Danis Hidayat Sumadilaga, di Jakarta, Senin (22/4).

Proses penandatanganan itu disebutkannya akan dilakukan secara paralel dengan penyiapan desain proyek, untuk kemudian masuk ke dalam tahap lelang kontraktor.

Seperti diketahui, JSS merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dirasa penting untuk meningkatkan cakupan wilayah pengolahan air limbah di kawasan Jakarta. Zona 1 dan Zona 6 pada proyek ini merupakan dua zona prioritas dari 15 zona pengolahan air limbah Jakarta.

Pendanaan pengerjaannya pun akan berasal dari pinjaman Japan International Cooperation Agency (JICA). Merujuk data dari Green Book Bappenas, Zona 1 proyek akan mendapat kucuran dana USD 622 juta, sedangkan Zona 6 sebesar USD 281,64 juta.

Pembangunan Zona 1 dan Zona 6 diharapkan mampu meningkatkan pelayanan air limbah di kawasan Ibukota menjadi 20 persen. Sementara, jika 15 zona rampung sepenuhnya, cakupan pelayanan ditargetkan bisa mencapai 90 persen. Itu diproyeksikan dapat terwujud pada 2035.

Bila sudah memasuki tahap pelelangan, Danis berharap, prosesnya bisa dituntaskan dalam waktu singkat. "Kita sih pengennya cepat. Mungkin sekitar 3-4 bulan," tandasnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com

[bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini