Mayoritas Angkatan Kerja Indonesia Belum Pernah Ikut Pelatihan Bersertifikat

Jumat, 26 Februari 2021 15:05 Reporter : Anggun P. Situmorang
Mayoritas Angkatan Kerja Indonesia Belum Pernah Ikut Pelatihan Bersertifikat BLK. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari mengatakan, Indonesia memiliki 135 juta angkatan kerja. Adapun 90 persen di antaranya belum pernah mengikuti pelatihan bersertifikat.

"Angkatan kerja sebesar 135 juta, 90 persen belum pernah mengikuti pelatihan yang bersertifikat. 90 persen ini ekuivalen dengan 120 juta orang angkatan kerja kita," ujar Puspa dalam diskusi daring, Jakarta, Jumat (26/2).

Selanjutnya, dari jumlah tersebut 16 persen merupakan anak muda. Atau angkatan kerja dengan usia maksimal 25 tahun. Adapun angkatan kerja tidak memiliki sertifikat mayoritas berada di perkotaan.

"Jadi kalau kita lihat 16 persen anak muda berusia 25 tahun. Kemudian 44 persen SMA ke atas dan 55 persen lokasinya ada di perkotaan. Sekali lagi mereka ini 90 persen belum mengikuti pelatihan bersertifikat," jelas Puspa.

Puspa menambahkan, pelatihan bersertifikat sangat dibutuhkan agar mampu bersaing di dunia kerja. Hal ini juga merupakan suatu keunggulan karena bisa menunjukkan keunggulan yang dimiliki.

"Kalau kita bayangkan kita lulusan SMA atau lulusan S1 maka bekal memasuki lapangan kerja adalah jasa. Kalau punya sertifikat ini bisa menjadi keunggulan karena bisa menunjukkan keahlian spesifik yang teman-teman coba dapatkan," tandasnya.

Baca Selanjutnya: Kemnaker dan BNSP Sepakati Standar...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini