Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Masyarakat Tak Belanja Baju Baru di Lebaran 2020, Industri Tekstil Tertekan

Masyarakat Tak Belanja Baju Baru di Lebaran 2020, Industri Tekstil Tertekan Agus Gumiwang. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang menyebut bahwa pemerintah sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp110 triliun dalam program jaringan sosial guna menjaga daya beli masyarakat menjelang Lebaran 2020. Dia mengakui, pandemi corona kali ini akan memukul daya beli masyarakat. Di tambah lagi, pemerintah telah memutuskan untuk melarang mudik Lebaran.

"Kami duga bahwa penyerapan pasar dan masyarakat terhadap produk-produk yang dihasilkan dalam negeri di Lebaran tahun ini akan berbeda dengan Lebaran pada tahun-tahun sebelumnya. Kita sudah mengetahui bahwa pemerintah sudah memutuskan untuk pelarangan mudik," kata Agus dalam acara Ngopi digital, Selasa (21/4).

Menurutnya, pelarangan mudik akan berpengaruh terhadap penyerapan produk industri dalam negeri. Salah satunya yaitu ke industri garmen atau tekstil. Saat pandemi in, masyarakat tidak ada yang mudik dan melakukan silaturahmi, maka kemungkinan besar masyarakat tidak akan belanja atau membeli baju baru.

Melihat fakta ini, sudah bisa dipastikan bahwa berpengaruh terhadap produsen dalam negeri. Pemerintah katanya harus siap dengan kenyataan bahwa bakal ada penurunan penyerapan produk industri dalam negeri.

"Memang ada market yang secara instan bisa kita create, ini yang dilakukan pemerintah dengan menganggarkan Rp110 triliun untuk program jaringan pengaman sosial, tentu program ini intinya bagaimana kita mendukung agar daya beli masyarakat tetap terjaga," jelasnya.

Industri Makanan Diuntungkan

Dia berharap, dengan terjaganya daya beli masyarakat maka mereka akan tetap belanja. Paling tidak, masyarakat akan belanja makanan dan minuman, sehingga ada bagian dari industri makanan dan minuman dengan turunan-turunannya industri kecil menengah yang bergabung di dalamnya, masih bisa menikmati pertumbuhan yang disebut lumayan.

"Jadi ada pasar yang bisa kita buat, dengan memberikan kebijakan-kebijakan stimulus. Tapi pada dasarnya instan agak susah untuk membuat pasar, khususnya untuk industri-industri yang menderita seperti tekstil tadi," pungkasnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Buat yang Mudik Lebaran, Waspada Kemacetan Akibat Pasar Tumpah
Buat yang Mudik Lebaran, Waspada Kemacetan Akibat Pasar Tumpah

Utamanya terkait keselamatan dan kondisi jalanan selama periode mudik.

Baca Selengkapnya
Kadin Tak Ingin Industri Tekstil Makin Lemah Akibat Ulah Oknum Asal Impor
Kadin Tak Ingin Industri Tekstil Makin Lemah Akibat Ulah Oknum Asal Impor

Masuknya barang impor tekstil dan produk tekstil (TPT) menghambat pertumbuhan pasar dalam negeri.

Baca Selengkapnya
Industri Tekstil Dalam Negeri Bisa Bernapas Lega karena Aturan Ini
Industri Tekstil Dalam Negeri Bisa Bernapas Lega karena Aturan Ini

Penurunan impor pakaian jadi serta kulit tentu akan memicu pertumbuhan industri tekstil pakaian jadi, kulit, barang dari kulit dan alas kaki nasional.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Zulkifli Hasan Bantah Industri Tekstil Gulung Tikar Akibat Aturan Impor Kemendag
Zulkifli Hasan Bantah Industri Tekstil Gulung Tikar Akibat Aturan Impor Kemendag

Zulhas menyebut, bahwa tren kebangkrutan industri tekstil dalam beberapa waktu terakhir tidak berkaitan dengan Permendag 8 2024.

Baca Selengkapnya
Pemerintah Belum Mau Revisi Aturan Ini Meski Dituding Jadi Penyebab PHK Massal
Pemerintah Belum Mau Revisi Aturan Ini Meski Dituding Jadi Penyebab PHK Massal

Melalui aturan ini, ada beberapa barang kategori tekstil dan produk tekstil yang masuk Indonesia dengan mudah.

Baca Selengkapnya
Masyarakat Banyak Belanja saat Ramadan dan Lebaran, Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II-2024 Bakal Meroket
Masyarakat Banyak Belanja saat Ramadan dan Lebaran, Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II-2024 Bakal Meroket

Kendati begitu, Perry mengakui kinerja ekspor barang belum kuat dipengaruhi oleh menurunnya ekspor komoditas.

Baca Selengkapnya
Keuangan Masyarakat Sudah Pulih, Kadin Proyeksi Perputaran Uang Selama Lebaran Tembus Rp157,3 Triliun
Keuangan Masyarakat Sudah Pulih, Kadin Proyeksi Perputaran Uang Selama Lebaran Tembus Rp157,3 Triliun

Dengan perputaran yang cukup besar tersebut, dipastikan ekonomi daerah akan produktif mendorong meningkatnya konsumsi rumah tangga.

Baca Selengkapnya
Kinerja Industri Pembiayaan Diprediksi Tumbuh Hingga 16 Persen di 2024
Kinerja Industri Pembiayaan Diprediksi Tumbuh Hingga 16 Persen di 2024

Industri pembiayaan diprediksi akan terus meningkat tahun ini.

Baca Selengkapnya
Puan Pakai Baju Adat Dayak di Sidang Tahunan MPR, Motif Kainnya Ternyata Sakral
Puan Pakai Baju Adat Dayak di Sidang Tahunan MPR, Motif Kainnya Ternyata Sakral

Puan Maharani mendapatkan kain ini langsung dari Kalimantan Barat (Kalbar)

Baca Selengkapnya