Masyarakat Bali terdampak erupsi Gunung Agung dapat keringanan kredit selama 3 tahun

Rabu, 3 Januari 2018 18:42 Reporter : Gede Nadi Jaya
Pengungsi Gunung Agung. ©2017 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bali, Hizbullah, menyatakan pihaknya memberi restu pemberian kelonggaran kredit bank terhadap masyarakat daerah Kabupaten Karangasem.

Kebijakan OJK ini, kata dia, dituangkan dalam Keputusan Dewan Komisioner No.20/KDK.03/2017 yang menetapkan Kabupaten Karangasem Bali sebagai daerah yang memerlukan perlakuan khusus terhadap kredit bank dan berlaku selama tiga tahun terhitung sejak tanggal 29 Desember 2017.

"Kami memandang perlu upaya-upaya khusus mempercepat pemulihan kinerja perbankan dan kondisi perekonomian paska-bencana alam tersebut," tuturnya di Karangasem, Rabu (3/1).

"Kebijakan tersebut bertujuan memberikan kelonggaran dalam penetapan kualitas kredit secara keseluruhan maupun kredit yang direstrukturisasi kepada debitur yang terkena dampak bencana alam erupsi Gunung Agung di Kabupaten Karangasem Bali," lanjutnya.

Dia menjelaskan, bahwa kebijakan ini merupakan kelanjutan kebijakan OJK yang memberikan perlakuan khusus terhadap kredit yang disalurkan untuk debitur atau proyek yang berada di lokasi distressed area yang disebabkan bencana alam dan bersifat "temporary measures" (sementara).

Data OJK mencatat delapan kecamatan di Kabupaten Karangasem terkena dampak langsung dari bencana erupsi Gunung Agung yaitu Kecamatan Abang, Kecamatan Bebandem, Kecamatan Karangasem, Kecamatan Kubu, Kecamatan Manggis, Kecamatan Rendang, Kecamatan Sidemen dan Kecamatan Selat.

"Perlakuan khusus terhadap kredit bank mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 45/POJK.03/2017 tentang Perlakuan Khusus Terhadap Kredit atau Pembiayaan Bank Bagi Daerah Tertentu di Indonesia yang Terkena Bencana Alam," papar Hizbullah.

[bim]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.