Masuk Masa Panen, Bulog Bisa Serap 3.000 Ton Beras per Hari

Selasa, 24 September 2019 11:49 Reporter : Merdeka
Masuk Masa Panen, Bulog Bisa Serap 3.000 Ton Beras per Hari Beras Bulog. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso menyatakan, saat ini masih ada beberapa wilayah di Indonesia yang masih bisa merasakan musim panen dan mampu memproduksi beras hingga sekitar 3.000 ton per hari.

"Ada beberapa wilayah yang masih panen. Di antaranya ada di beberapa wilayah di Lampung, di beberapa wilayah di Sulawesi itu masih. Itu yang sekarang kita serap, rata-rata per hari masih bisa mencapai 3 ribu ton," ungkap Budi di kantornya, Jakarta, Selasa (24/9).

Kendati demikian, pihaknya tetap menyiapkan 1,2 juta ton beras. Dari jumlah tersebut, 500 ribu ton di antaranya dipakai untuk persiapan terjadinya musim kemarau berkepanjangan, dan 700 ribu ton lainnya untuk penyaluran Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).

"Kita masih punya stok, 1,3 juta ton, kalau itu (1,2 juta ton) terpakai semua. Tapi kan kita sampai hari ini masih bisa menyerap di beberapa daerah produksi beras. Rata-rata sehari 3 ribu ton," sambungnya.

Berdasarkan data Perum Bulog, harga beras IR-64 III di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) di tingkat grosir sebesar Rp 9.025 per kg. Sedangkan pantauan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) menyebut bahwa harga beras medium II di tingkat eceran adalah sebesar Rp 11.550 per kg.

Sementara berdasarkan hasil pencatatan harga oleh Badan Pusat Statistik (BPS), menunjukkan bahwa harga beras secara umum di tingkat konsumen mulai mengalami tren kenaikan walaupun tidak signifikan.

Memperhatikan pola pergerakan harga beras tahunan yang menunjukkan tren kenaikan sampai akhir tahun, hal ini harus diantisipasi melalui kegiatan operasi pasar dalam rangka menjaga Ketersediaan Pasokan dan Stabilitas Harga (KPSH) yang massive, sehingga kenaikan harga menuju akhir tahun dapat dikendalikan sedari dini.

"Kita punya stok yang cukup. Jadi untuk operasi pasar ini kita tinggal mengantisipasi dan siapkan dari jauh hari. (Beras) medium-premium kita jual, sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Jadi masyarakat membutuhkan premium ya kita siap, medium juga kita siap," tandasnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini