Ma'ruf Amin Sebut RI Masih Kekurangan Lembaga Keuangan Mikro Syariah

Senin, 16 November 2020 13:01 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Ma'ruf Amin Sebut RI Masih Kekurangan Lembaga Keuangan Mikro Syariah Wapres Maruf Amin. ©2020 Merdeka.com/Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan, jumlah Baitu Al-Maal Wa Al Tamil (BMT) di Indonesia perlu ditingkatkan. Menurutnya, Indonesia sebagai negara berpenduduk mayoritas muslim masih kekurangan lembaga keuangan mikro syariah.

"Selain ditingkatkan mutunya, BMT juga perlu ditingkatkan jumlahnya, karena Indonesia sebagai negara dengan 221 juta penduduk muslim, masih kekurangan lembaga keuangan mikro syariah," katanya dalam acara BMT Summit yang digelar Majelis Ulama Indonesia (MUI), Senin (16/11).

"Oleh karena itu, perlu dibangun pusat-pusat pelatihan lembaga mikro syariah di berbagai daerah sebagai pusat pembinaan dan pengembangan BMT," sambungnya.

Menurutnya, BMT memiliki kelebihan yang berbeda dengan perbankan. Sebab, secara komersial BMT mampu memberikan pembiayaan, tanpa memerlukan berbagai persyaratan yang menyulitkan bagi usaha mikro dan kecil.

"Selain itu, BMT memiliki peran menolong masyarakat karena mengelola dana sosial, yaitu zakat, infak atau sedekah dan wakaf," ucapnya.

Baca Selanjutnya: Kemudian BMT dalam melakukan kegiatannya...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini