Ma'ruf Amin Dorong Pelaksanaan Wakaf Pakai Teknologi Digital

Selasa, 30 Maret 2021 10:36 Reporter : Merdeka
Ma'ruf Amin Dorong Pelaksanaan Wakaf Pakai Teknologi Digital Wapres Maruf Amin. ©2020 Merdeka.com/Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan, di tengah transformasi digital, pelaksanaan wakaf dapat diterapkan dengan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan produktivitas wakaf. Menurutnya, pemanfaatan teknologi dan platform digital dalam pengelolaan wakaf dapat didorong mulai dari tahap pengumpulan sampai pelaporan pemanfaatan wakaf.

"Dalam melakukan pengumpulan wakaf, misalnya, terdapat beberapa platform digital yang dapat digunakan antara lain melalui sistem QR Code, platform pembayaran digital atau e-wallet serta proses auto debit rekening perbankan, baik melalui e-banking maupun mobile banking," ujarnya dalam Rakornas Badan Wakaf Indonesia, Selasa (30/3).

Kemudian, layanan publik terkait wakaf seperti pembuatan Akta Ikrar Wakaf di Kantor Urusan Agama (KUA), pendaftaran dan pergantian nazhir di BWI dan lain sebagainya juga akan semakin optimal dengan didukung oleh layanan secara online (e-services).

Dengan digitalisasi tersebut, sekaligus dapat dilakukan pemutakhiran database nadzir secara komprehensif serta mendukung upaya mewujudkan pelayanan prima (service excellent) dalam pengelolaan wakaf. Lalu dengan teknologi, pelaporan pemanfaatan wakaf yang transparan juga dapat dilakukan agar para wakif memperoleh informasi tentang investasi dan imbal hasil wakaf uang, laporan pengelolaan aset wakaf produktif lainnya, dan penyaluran kepada mauquf 'alaih secara real time.

"Dengan dimudahkannya kanal dalam berwakaf, maka para wakif juga akan semakin terbantu," ujarnya.

Lanjutnya, pemanfaatan teknologi digital dalam pengumpulan, pengelolaan dan pelaporan wakaf juga memungkinkan kita memiliki sistem informasi wakaf nasional sekaligus sebuah big data wakaf nasional yang bermanfaat untuk menganalisis perilaku masyarakat dalam berwakaf, pemetaan potensi wakaf, realisasi dan lalu lintas dana wakaf yang terjadi.

"Dengan demikian kebijakan pengelolaan wakaf secara nasional akan dapat disusun secara lebih baik," tutur Ma'ruf.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6.com [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini