KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Maret, jumlah penduduk miskin bertambah 6.900 orang jadi 27,77 juta

Senin, 17 Juli 2017 15:28 Reporter : Anggun P. Situmorang
Kemiskinan kota meleset. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data jumlah penduduk miskin pada bulan Maret 2017 di Indonesia yang mencapai 27,77 juta orang atau dengan pesentase sekitar 10,64 persen. Jumlah ini bertambah sekitar 6.900 orang dibandingkan dengan September 2016 yang hanya 27,76 juta orang atau sekitar 10,70 persen.

"Dengan persentase penduduk miskin 10,64 persen di Maret 2017, berarti jumlah penduduk miskin ada 27,77 juta orang. Hampir stagnan dibandingkan September 2016 lalu. Ini menunjukkan bahwa penurunan penduduk miskin jauh lebih lambat dibandingkan periode sebelumnya," ujar Kepala BPS di Kantornya, Jakarta, Senin (17/7).

Suhariyanto mengatakan, salah satu faktor penghambat sulitnya menurunkan tingkat kemiskinan sepanjang bulan September hingga Maret 2017 adalah pendistribusian beras sejahtera (rastra).

"Awal tahun ini ada sedikit hambatan dalam penyaluran beras sejahtera (rastra). Ini diduga menghambat penurunan angka kemiskinan," katanya.

Namun demikian, pada periode tersebut harga beberapa komoditas mengalami penurunan. Penurunan harga ini berperan menekan laju kenaikan garis kemiskinan, di mana hal tersebut berdampak pada daya beli masyarakat.

"Turunnya harga beberapa komoditas pokok selain menekan laju kenaikan garis kemiskinan juga sangat membantu daya beli masyarakat," kata Suhariyanto.

Suhariyanto merinci harga beberapa komoditas pokok yang mengalami penurunan pada periode tersebut. Secara nasional harga eceran beras, daging ayam ras, daging sapi, gula pasir, tepung terigu, dan telur ayam ras mengalami penurunan.

"Rata-rata harga beras mengalami penurunan sebesar 0,11 persen, yaitu dari Rp 13.140 per kg pada September 2016 menjadi Rp 13.125 per kg pada Maret 2017. Harga daging ayam ras turun sebesar 3,98 persen dari Rp 38.830 per kg pada September 2016 menjadi Rp 37.285 per kg pada Maret 2017,"

"Daging sapi turun sebesar 0,30 persen dari Rp 107.576 per kg pada September 2016 menjadi Rp 107.251 per kg pada Maret 2017. Sementara itu, harga gula pasir, tepung terigu, dan telur ayam ras mengalami penurunan harga masing-masing sebesar 5,06 persen, 0,70 persen, dan 3,60 persen," pungkasnya. [idr]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.