Maret 2020, BI Catat Uang Beredar Tumbuh 12,1 Persen Menjadi Rp6.440 Triliun

Kamis, 30 April 2020 11:05 Reporter : Anisyah Al Faqir
Maret 2020, BI Catat Uang Beredar Tumbuh 12,1 Persen Menjadi Rp6.440 Triliun Rupiah. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Bank Indonesia (BI) melaporkan terjadi peningkatan likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada bulan Maret 2020. Saat ini posisi M2 tercatat Rp6.440,5 triliun. Terjadi pertumbuhan sebesar 12,1 persen (yoy) dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 7,9 persen (yoy).

"Posisi M2 tercatat Rp6.440,5 triliun pada Maret 2020 atau tumbuh 12,1 persen (yoy)," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Onny Wijanarko, dalam keterangan pers, Jakarta, Kamis (30/4).

Onny melanjutkan akselerasi pertumbuhan M2 disebabkan oleh peningkatan seluruh komponennya. Baik uang beredar dalam arti sempit (M1), uang kuasi, maupun surat berharga selain saham.

Pertumbuhan uang beredar dalam arti sempit (M1) meningkat dari bulan sebelumnya. Pada bulan Februari 2020 tercatat pertumbuhan M1 sebesar 8,6 persen (yoy). Lalu terjadi peningkatan di Maret 2020 sebesar 15,4 persen (yoy). Peningkatan ini disebabkan oleh pertumbuhan giro Rupiah.

Sementara itu, pertumbuhan uang kuasi pada Maret 2020 meningkat, dari 7,5 persen (yoy) pada Februari 2020 menjadi 10,8 persen (yoy). Peningkatan ini terjadi pada pertumbuhan surat berharga selain saham, dari 34,7 persen (yoy) pada bulan sebelumnya menjadi 44,6 persen (yoy) pada Maret 2020.

Peningkatan M2 pada Maret 2020 disebabkan oleh peningkatan aktiva luar negeri bersih, ekspansi operasi keuangan pemerintah, dan realisasi kredit. Pertumbuhan aktiva luar negeri bersih pada Maret 2020 sebesar 13,9 persen (yoy). Lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada Februari 2020 sebesar 9,9 persen (yoy).

Pertumbuhan tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat meningkat. Dari 11,9 persen (yoy) pada Februari 2020 menjadi 14,5 persen (yoy) pada Maret 2020.

Selain itu, penyaluran kredit pada Maret 2020 meningkat sebesar 7,2 persen (yoy). Lebih tinggi dari pertumbuhan bulan Februari 2020 sebesar 5,5 persen (yoy).

1 dari 1 halaman

BI Catat Uang Beredar per Februari 2020 Rp6.116,5 Triliun

uang beredar per februari 2020 rp61165 triliun rev1

Bank Indonesia mencatat likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas M2 tumbuh meningkat pada Februari 2020. Posisi M2 pada Februari 2020 tercatat Rp6.116,5 triliun.

"Tumbuh 7,9 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 7,1 persen (yoy)," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Onny Wijanarko dalam keterangan tertulis kepada merdeka.com, Jakarta, Selasa (31/3).

Onny menjelaskan akselerasi pertumbuhan M2 disebabkan oleh peningkatan seluruh komponennya. Baik uang beredar dalam arti sempit (M1), uang kuasi, maupun surat berharga selain saham.

Uang beredar dalam arti sempit (M1) meningkat, dari 7,9 persen (yoy) pada Januari 2020 menjadi 8,6 persen (yoy) pada Februari 2020. Ini disebabkan oleh pertumbuhan uang kartal dan giro rupiah.

Uang kuasi pada Februari 2020 juga meningkat dari 6,8 persen (yoy) pada Januari 2020 menjadi 7,5 persen (yoy) pada Februari 2020. Peningkatan juga terjadi pada surat berharga selain saham. Yakni dari 31,8 persen pada bulan sebelumnya menjadi 34,7 persen (yoy) pada Februari 2020.

[bim]

Baca juga:
Pegawai BI Patungan THR & Gaji untuk Bantu Penanganan Covid-19, Total Rp101 Miliar
BI Perkirakan Pembiayaan Defisit Fiskal Capai Rp1.400 Triliun
Ikut Lelang SBN, BI Serap Rp2,3 Triliun
Bos BI Optimis Rupiah Menguat ke Rp15.000 per USD
BI Prediksi Inflasi April 2020 Capai 0,18 Persen
BI Sumut Siapkan Uang Baru Rp13,5 T untuk Ramadan dan Idul Fitri
Tertinggi di Dunia, 3 Bank di Indonesia Langsung Turunkan Suku Bunga Kartu Kredit

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini