Manusia Bukan Takut Kehilangan Pekerjaan Tapi Pendapatan

Selasa, 17 September 2019 11:30 Reporter : Dwi Aditya Putra
Manusia Bukan Takut Kehilangan Pekerjaan Tapi Pendapatan 5 robot humanoid canggih yang bisa dibeli. © Aldebaran

Merdeka.com - Managing Partner GK-Plug and Play Indonesia, Wesley Harjono, mengatakan bahwa kehadiran teknologi seperti robot tidak akan bisa mengambil alih pekerjaan manusia. Pernyataan ini untuk menjawab kekhawatiran bahwa robot yang memiliki kecerdasan buatan artificial intelligence (AI) bisa mengancam industri pekerjaan manusia.

Dia mengatakan mayoritas masyarakat di Indonesia sebetulnya tidak terlalu khawatir apabila pekerjaan di ambil alih teknologi. Hanya saja kekhawatiran itu datang apabila nantinya tidak ada lagi income atau penghasilan yang didapat daripada manusia itu sendiri.

"Apakah robot akan ambil alih? manusia itu takut bukan karena (kehilangan) pekerjaan mereka tapi karena incomenya. Itu dua hal beda kehilangan pekerjaan dan kehilangan pemasukan," kata dia di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (17/9).

Wesley mengakui kemajuan teknologi saat ini tidak bisa dihindarkan. Oleh karena itu, manusia harus bisa memanfaatkan kemajuan tersebut untuk kebaikan bersama. "Kemajuan teknologi tergantung dari kita bagaimana menggunakan untuk kebaikan kita semua," imbuh dia.

Senada dengan itu, Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara menambahkan, kehadiran teknologi saat ini tidak selamanya mengancam pekerjaan manusia. Bahkan, dia mengakui masuknya industri Making Indonesia 4.0 pun semua juga ada teknologi cerdas buatan seperti robot.

"Saya gambarkan semua teknologi industri 4.0 untuk manufaktur itu ada, mau robotic, AI (Artificial Intelligence) semua ada di sana. Ini membuat banyak orang kekhawatiran kehilangan pekerjaan, tapi yang penting tidak kehilangan pendapatan," tandasnya. [azz]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini