Mantan Kapolri Badrodin diangkat jadi Komisaris Utama Grab Indonesia

Senin, 30 Januari 2017 10:45 Reporter : Idris Rusadi Putra
Mantan Kapolri Badrodin diangkat jadi Komisaris Utama Grab Indonesia Badrodin Haiti. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Platform aplikasi pemesanan kendaraan, Grab mengangkat Badrodin Haiti sebagai Komisaris Utama di Grab Indonesia dan akan berkantor di Jakarta. Melalui peran barunya, Badrodin akan memantau dan menjaga tata kelola serta kelangsungan jangka panjang perusahaan melalui peran pengawasan terhadap kinerja dewan direksi.

Managing Director Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata mengatakan, diangkatnya Badrodin jadi Komisaris Utama karena dia memiliki karir yang cemerlang di Kepolisian Republik Indonesia, tempat di mana Badrodin telah mengabdi selama 35 tahun, dan terakhir saat menjabat sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia telah berkontribusi secara signifikan dalam hal anti-terorisme, keamanan, intelijen, dan manajemen lalu lintas selama masa kepemimpinannya.

"Pak Badrodin memiliki pengalaman yang luas dalam bekerja dengan para pemangku kepentingan pemerintahan dan menyelaraskan kepentingan-kepentingan yang beragam," ucap Ridzki dalam keterangannya kepada merdeka.com di Jakarta, Senin (30/1).

Menurut Ridzki, seiring dengan evolusi yang terjadi di sektor teknologi dan platform pemesanan kendaraan di Indonesia, Badrodin akan memandu dan memastikan Grab Indonesia berkontribusi secara konstruktif terhadap pelaksanaan dari sejumlah kebijakan transportasi dan aturan keselamatan yang baru.

Komisaris Utama Grab Indonesia, Badrodin Haiti mengaku senang bisa bergabung dengan Grab Indonesia. Menurutnya, nilai-nilai yang dipegang Grab sejalan dengan nilai-nilai yang dia pegang teguh. Badrodin memastikan bahwa Grab akan terus menjadi panutan sebagai perusahaan yang memiliki akuntabilitas dan citizenship. "Saya juga akan menggunakan pengalaman saya bekerja di sejumlah daerah di Indonesia untuk memberi masukan sejalan dengan kegiatan ekspansi Grab di Indonesia," kata Badrodin Haiti.

Sebelum bergabung dengan Grab, Badrodin memangku jabatan sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia sejak April 2015 sampai Juli 2016. Badrodin juga menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian pada Maret 2014 hingga April 2015. Badrodin menyelesaikan pendidikannya di Akademi Kepolisian (AKPOL) pada 1982 dan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 1989.

Sebelum menduduki dua posisi teratas di Kepolisian Republik Indonesia, Badrodin pernah menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah di empat provinsi yaitu Banten, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara dan Jawa Timur. [idr]

Topik berita Terkait:
  1. GrabCar
  2. GrabBike
  3. Badrodin Haiti
  4. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini