Malindo Air: Kebocoran Data Penumpang karena Dicuri Staf Perusahaan Kontraktor

Senin, 23 September 2019 15:33 Reporter : Merdeka
Malindo Air: Kebocoran Data Penumpang karena Dicuri Staf Perusahaan Kontraktor Malindo Air. ©malaysiaflyingherald.wordpress.com

Merdeka.com - Maskapai penerbangan milik Lion Group, Malindo Air mengonfirmasi bahwa dua mantan karyawan kontraktor e-commerce pemesanan tiket merupakan penyebab kebocoran data penumpang Malindo Air dan Thai Lion Air.

Dikutip dari Reuters, Malindo Air menyebut ada dua mantan karyawan e-commerce penjualan tiket GoQuo di pusat pengembangan data di India yang mengakses dan mencuri data penumpang.

Kebocoran data tersebut telah dilaporkan kepada pihak kepolisian Malaysia dan India. Malindo Air juga menekankan bahwa kebocoran ini tidak terkait dengan keamanan arsitektur data milik penyedia layanan cloud mereka, Amazon Web Servive.

Selain itu, Malindo Air menegaskan tidak ada informasi finansial penumpang yang turut bocor.

Sebelumnya, maskapai tersebut mengonfirmasi soal kebocoran data para penumpangnya pekan lalu. Konfirmasi ini diberikan setelah perusahaan keamanan siber Kaspersky Lab melaporkan, ada setidaknya tiga puluh juta data pribadi penumpang Malindo Air dan Thai Lion Air yang diunggah ke forum daring.

Kaspersky mengatakan, sebagian data pribadi milik penumpang kedua maskapai milik Lion Group itu dijual di dark web.

1 dari 1 halaman

Penumpang Lion Group jadi Korban

Sebelumnya saat memberi keterangan pers kepada media, Lion Group menyebut perusahaannya jadi korban dalam kasus kebocoran data penumpang Malindo Air dan Thai Lion Air.

Segera setelah informasi mengenai kebocoran data ini diketahui, pihak Lion Group langsung mengambil langkah hukum, dengan melaporkan kasus ini ke otoritas Malaysia.

Lion Group datang sebagai perusahaan yang mengadukan adanya kebocoran data dan menyebut dirinya jadi korban kasus ini.

"Kami sebagai korban yang melaporkan kasus ke otoritas. Karena kami sudah bekerja sama dengan pihak ketiga, sudah membuat MoU, non-disclossure agreement dengan pihak ketiga, kok tiba-tiba muncul viral (ada data bocor). Ini kan pasti publik bertanya kepada kami," kata Daniel.

Untuk itu, Lion Group meyakinkan kepada masyarakat bahwa kebocoran data pelanggan ini telah dilaporkan.

"Makanya, kami bicara bahwa kami merupakan victim dalam hal ini," ujar Daniel. [idr]

Baca juga:
Malindo Air: Kebocoran Data Penumpang karena Dicuri Staf Perusahaan Kontraktor
Menkominfo Bakal Pertemukan AWS dan Lion Air Group
Data Penumpang Bocor, Lion Air Group Masih Koordinasi dengan Kominfo
Lion Air Yakinkan Data Penumpang di Indonesia Aman dari Kebocoran

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini