Maksimalkan Peran Menko Perekonomian, Seharusnya Tidak Ada Rangkap Jabatan

Senin, 11 November 2019 16:06 Reporter : Idris Rusadi Putra
Maksimalkan Peran Menko Perekonomian, Seharusnya Tidak Ada Rangkap Jabatan pertumbuhan ekonomi. merdeka.com /Arie Basuki

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi diingatkan mengenai rangkap jabatan Menko Perekonomian yang sekaligus menjadi ketua partai politik. Menko seharusnya mampu menyiapkan strategi pengawasan dan koordinasi guna menghadapi ketidakpastian ekonomi.

"Ke depan, ketika kita mengharapkan seorang Menko Perekonomian bisa berfungsi maksimal, menetapkan arah, menyiapkan strategi dan melakukan pengawasan dan koordinasi, sudah selayaknya posisi Menko Perekonomian tidak rangkap jabatan (dengan ketua umum parpol)," ucap Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE), Piter Abdullah di Jakarta.

Piter berharap Presiden Jokowi memaksimalkan peran Menko Perekonomian yang selama ini dirasa kurang maksimal.

"Sebenarnya posisi Menko dalam kabinet kalau berdasarkan pengamatan saya selama ini tidak pernah sangat menentukan. Posisi menko yang lebih fungsional untuk mengoordinasikan tidak punya kuasa mengeksekusi. Bahkan selama ini yang saya pahami Menko tidak pernah memposisikan sebagai pemberi arah," sindir Piter.

Ke depan, Piter berharap kondisi ini tidak terjadi lagi. Menko seharusnya memberi arah dan menetapkan strategi kementerian di bawahnya.

"Ke depan kita tidak berharap hal ini berulang kembali. Seharusnya Menko berperan maksimal yaitu melalui fungsi pemberi arah dan menetapkan strategi yang akan dilaksanakan oleh kementerian-kementerian di bawahnya. Kalau mau maksimal ya harus ada dorongan atau upaya memaksimalkan peran Menko. Termasuk keputusan akan rangkap jabatan."

1 dari 1 halaman

Airlangga Gelar Rapat Golkar di Kemenko Perekonomian

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menggelar rapat dengan anggota Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Golkar. Rapat itu dimulai pada pukul 17.30 hingga pukul 18.45 WIB di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (29/10).

Airlangga mengatakan, pertemuan tersebut untuk memberikan arahan kepada anggota muda baru Golkar yang baru saja terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga turut hadir memberi arahan.

"Ini, agenda lain. Agenda anggota dewan yang terhormat. Anak-anak muda ini kan baru masuk DPR ya tentu ada hal-hal yang perlu didiskusikan. Apalagi ada Wamendag," ujarnya.

Saat disinggung mengenai agenda Airlangga sebagai Menteri Koordinator, dia hanya menjawab hanya memiliki agenda partai.

"Agenda Golkar mau?" katanya kepada wartawan.

Sementara itu, Anggota Partai Golkar Dyah Roro Esti mengatakan, pertemuan itu sama sekali tidak membahas mengenai ekonomi negara. Namun khusus membahas mengenai AMPI dan acara yang akan diselenggarakan pada 8 hingga 10 November mendatang.

"Kita dari AMPI yang merupakan asosiasi pemuda dari Golkar, ingin bersilaturahmi dengan Pak Airlangga sebagai Ketua Umum Partai Golkar, sekaligus mengundang beliau untuk rapimnas AMPI, yang akan diadakan pada 8-10 Nov 2019 ini. Jadi hanya itu saja sih. Tidak membahas ekonomi," jelasnya.

[idr]
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini