Maksimalkan Pendapatan Negara, Pemerintah Tata Ulang Pipa & Kabel Bawah Laut

Senin, 22 Maret 2021 11:05 Reporter : Anisyah Al Faqir
Maksimalkan Pendapatan Negara, Pemerintah Tata Ulang Pipa & Kabel Bawah Laut Ilustrasi kabel bawah laut. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Sejak tahun 2020, Pemerintah sepakat untuk melakukan penataan ulang pipa dan atau kabel bawah laut di wilayah perairan Indonesia. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan rencana tersebut telah dikerjakan hampir 2 tahun lebih.

Penertiban tersebut dilakukan agar pemanfaatan ruang bawah laut menjadi disiplin dan tidak dimanfaatkan pihak yang tak bertanggungjawab dalam akibat kesemrawutan penataan pipa dan atau kabel bawah laut. Penataan kabel dan pipa bawah laut ini dilakukan tim khusus yang dibentuk di tingkat nasional yang berisi para menteri dan perwakilan lintas kementerian/lembaga.

"Jangan negeri kita ini jadi korban ketidakdisiplinan kita dan dimanfaatkan oleh banyak pihak. Jadi semua ini kita harus pahami dan kita bangun Indonesia yang tertib bukan yang semrawut," ungkap Luhut dalam pembukaan Sosialisasi Alur Pipa dan atau Kabel Bawah Laut, Jakarta, Senin (22/3).

Dalam kurun waktu kurang dari satu tahun setelah dibentuknya tim ini pemerintah telah bisa melahirkan kebijakan penataan alur pipa dan kabel bawah laut. Regulasi tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 14 tahun 2021 tentang Alur Pipa dan atau Kabel Bawah Laut.

Dalam aturan tersebut terdapat 43 segmen alur pipa bawah laut, 217 segmen alur kabel bawah laut dan 209 beach manhole dan termasuk empat tempat landing station yang ditetapkan lokasinya di Batam, Kupang, Manado dan Jayapura.

Baca Selanjutnya: Dia meminta penataan kabel-kabel fiber...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini