Luhut Soal Janji Penurunan Tarif Listrik Prabowo: Tidak Bisa Sesederhana Itu

Senin, 8 April 2019 12:16 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Luhut Soal Janji Penurunan Tarif Listrik Prabowo: Tidak Bisa Sesederhana Itu Menko Luhut soal tarif listrik. ©2018 Merdeka.com/Yayu

Merdeka.com - Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto berjanji akan menurunkan tarif listrik seratus hari pertama apabila terpilih sebagai presiden di Pilpres 2019. Dia telah mengkalkulasi kemungkinan menurunkan harga listrik dan bahan pokok kepada para pakar.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menilai bahwa janji Prabowo untuk menurunkan harga listrik di 100 hari pertama kerja tidak semudah yang diucapkan.

"Itu kan asal omong. Saya turunin harganya. Bagaimana harga yang lainnya. Harga produksinya. Tidak bisa sesederhana itu. Sekarang kita bikin banyak solar panel. Membantu untuk menjadi terang di daerah-daerah juga," kata dia, dalam acara Coffee Morning, di Kantornya, Jakarta, Senin (8/4).

Hal yang sama juga berlaku terhadap rencana untuk menurunkan harga bahan pokok seperti beras. "Menurunkan harga misalnya beras. Mesti dikaji keseimbangannya di mana harga jualnya dan harga produksinya. Tidak bisa hanya satu saja. Makanya ada infrastruktur ada dana desa supaya cost production-nya menurun, supaya harga jualnya bisa disesuaikan. Jadi tidak semudah," jelas Luhut.

"Ada yang bilang dalam 100 hari Ekonomi kita tumbuh jadi berapa persen? 8 persen, saya mau belajar juga dari dia itu. Kalau bilang 5 persen itu baik bukan kita saja yang bilang baik semua dunia juga bilang baik," imbuhnya.

Mantan Menko Polhukam ini pun menyentil salah seorang mantan Menko yang kerap mengkritik Pemerintah dengan membanding-bandingkan kinerja pemerintah saat ini dengan di masa dia duduk di kabinet.

"Ada seorang ekonom bilang saya bisa turunkan. Kapan success story dia. Saya kan pernah Menteri sama dia. Berapa lama dia Menteri Keuangan berapa lama dia Menko. Kan saya di situ. Tidak usah lah klaim-klaim success story dia. Tidak boleh lah," tegas Luhut

"Jangan menjelek-jelekan orang lain. Mau klaim silakan. Tapi jangan menjelek-jelekan orang. Itu hak konstitusi Anda tapi jangan kita menyebarkan berita-berita bohong," tandasnya.

Sebelumnya, Prabowo menyinggung tentang kekayaan Indonesia yang bocor ke luar negeri. Prabowo mengatakan, saat dilantik sebagai presiden, dirinya siap mengembalikan kekayaan yang mengalir ke luar negeri untuk kepentingan rakyat Indonesia.

"Kekayaan bangsa Indonesia akan kami kembalikan ke rakyat Indonesia. Itu sumpah kami di hadapan rakyat Indonesia. Kami yakin, dengan pemerintahan yang bersih dari korupsi, Indonesia akan cepat bangkit," kata Prabowo saat menyapa dan berdialog bersama warga di GOR Gotong Royong, Subang, Jawa Barat, Rabu (6/3).

Dari kekayaan Indonesia, Prabowo bakal menurunkan tarif listrik dan menurunkan harga-harga pokok. Prabowo menyatakan dirinya bersama tim ekonomi Koalisi Indonesia Adil Makmur telah berhitung, bahwa harga tarif dasar listrik dan harga bahan-bahan pokok di Tanah Air bisa diturunkan. [azz]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini