Luhut Optimis RI Masuk 50 Negara Pebisnis Dunia di Tahun Depan

Sabtu, 24 Oktober 2020 11:30 Reporter : Anisyah Al Faqir
Luhut Optimis RI Masuk 50 Negara Pebisnis Dunia di Tahun Depan Luhut Panjaitan. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengklaim Undang-Undang Cipta Kerja bisa membawa Indonesia menjadi negara peringkat 50 sebagai pebisnis dalam 1 tahun ke depan.

"Kita lihat, saya yakin kita akan bisa di posisi 50 dalam 1 tahun ke depan ini," kata Luhut saat menjadi pembicara di Lembaga Pertahanan Nasional, Jakarta, Jumat (23/10).

Kepada Presiden Joko Widodo dia menjelaskan penggunaan sistem Omnibus Law ini mampu mengantarkan Indonesia sebagai negara yang bergengsi di kancah internasional. Sebab, lewat penerbitan undang-undang sapu jagat ini bisa menyelesaikan sengkarut regulasi yang tumpang tindih.

"Nah ini salah satunya dengan omnibus ini kita akan membuat kita very competitive," imbuhnya.

Dia membeberkan, dalam 3 tahun terakhir Indonesia telah mampu naik kelas sebagai negara pebisnis di dunia. Semula Indonesia ada di peringkat ke 120.

Selang 3 tahun, Indonesia mampu melesat menduduki peringkat 73. Pencapaian ini pun mendapatkan apresiasi dari CEO United States International Development Finance Corporation (IDFC) Adam S. Boehler

"Tadi mereka sangat terkejut melihat progresifnya Indonesia membuat aturan-aturannya," kata Luhut.

Bahkan menurut pengusaha asal Negeri Paman Sam ini mengatakan UU Cipta Kerja sangat menguntungkan bagi pegawai dan buruh di Indonesia. Selain itu aturan ini mendorong Indonesia sebagai orang lebih kompetitif.

"Dia (Adam) bilang (UU Cipta Kerja)menguntungkan pegawai ataupun buruh kita dan juga membuat orang kita menjadi negara yang kompetitif," tandasnya. [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini