Luhut Minta Menteri Susi Ubah Aturan Penjualan Benih Lobster

Selasa, 2 April 2019 14:03 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Luhut Minta Menteri Susi Ubah Aturan Penjualan Benih Lobster Ilustrasi lobster. ©2019 Merdeka.com/Pixabay

Merdeka.com - Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, menggelar rapat koordinasi (Rakor) dengan pejabat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Pertemuan tersebut membahas budidaya benih lobster.

Direktur Perbenihan KKP, Coco Kokarkin Soetrisno, menjelaskan bahwa Menko Luhut meminta agar Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Susi Pudjiastuti merevisi Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 56 Tahun 2016 tentang Larangan Penangkapan dan/atau Pengeluaran Lobster, Kepiting dan Rajungan dari Wilayah Negara Republik Indonesia.

Poin yang diminta untuk diubah yakni Pasal 7 yang mengatakan setiap orang dilarang menjual benih lobster untuk budidaya. "Ada pasal 7, pasal 7 kan dibilang tidak boleh (menjual benih lobster untuk budidaya)," kata dia, di Kemenko Maritim, Jakarta, Selasa (2/4).

Dia menjelaskan bahwa Menteri Susi telah membuat pengecualian. Benih lobster bisa dibudidayakan dengan syarat budidaya dilakukan di daerah hotspot alias daerah penangkapan lobster.

"Ibu (Menteri KKP, Susi Pudjiastuti) kan sudah menyampaikan boleh saja asal itu di tempat hotspot di tempat sumber penangkapan benih boleh kita lakukan budidaya," ujarnya.

Menko Luhut, kata dia, ingin agar poin pengecualian tersebut juga dimasukkan ke dalam Permen. Misalnya benih lobster boleh dijual untuk dibudidayakan asal budidaya dilakukan di daerah hotspot alias di tempat sumber penangkapan benih.

"Sehingga disarankan ada perubahan permen itu, diubah pasal itu, dijelaskan bahwa boleh kalau apa (boleh dengan pengecualian), itu harus dicantumkan," ungkap dia.

"Iya akan ada. Mungkin akan ada (revisi aturan) karena atas rekomendasi semua dari Menko Maritim dan juga semua stakeholder yang hadir pada hari ini disarankan agar pasal 7 itu diubah," imbuhnya.

Meskipun demikian, dia mengatakan untuk melakukan revisi pihaknya perlu menggelar rapat internal dengan Menteri Susi. "Ya harus rapat sama MKP (menteri kelautan dan perikanan), tapi prinsipnya kan memang untuk masyarakat, terus prinsipnya juga kelestarian lobster harus dijaga," tandasnya.

[bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini