LRT Jabodebek Ditargetkan Beroperasi Komersial Desember 2022

Kamis, 12 Mei 2022 15:59 Reporter : Sulaeman
LRT Jabodebek Ditargetkan Beroperasi Komersial Desember 2022 LRT Jabodebek. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo menyampaikan, Light Rail Transit (LRT) Jabodebek akan siap beroperasi secara komersial pada Desember 2022 atau paling lambat awal tahun 2023.

Saat ini, proses pembangunan LRT Jabodebek secara keseluruhan baru mencapai 81,75 persen. Sementara itu, untuk progres pembangunan infrastruktur sudah mendekati 97 persen hingga Mei ini.

"Mohon doa restu masyarakat semuanya agar penyelesaian bisa berjalan lancar dan InsyaAllah akan operasi komersial dimulai akhir Desember 2022 atau awal 2023," kata Didiek dalam webinar Aksesibilitas dan Integrasi Antar Modal Pada LRT Jabodebek, Kamis (12/5).

Didiek menambahkan, kegiatan soft launching LRT Jabodebek akan berlangsung pada 17 Agustus mendatang. Setelah itu, akan dilanjutkan uji coba operasional tanpa penumpang pada bulan Oktober.

Keterlambatan operasional LRT Jabodebek sendiri lantaran adanya persoalan pembebasan lahan. Permasalahan ini terjadi di Depo LRT Jabodebek Bekasi Timur. Meski begitu, Didiek tidak menyebut lebih lanjut terkait luasan tanah maupun upaya penyelesaian persoalan pembebasan lahan tersebut.

2 dari 2 halaman

Atasi Kemacetan

lrt jabodebek ditargetkan beroperasi komersial desember 2022

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, wilayah Jabodetabek saat ini masih harus bergelut dengan isu kemacetan. Sebab, kebanyakan masyarakat masih terlalu bergantung untuk menggunakan kendaraan pribadi.

"Dengan adanya Integrasi antar moda yang baik, diharapkan semakin memudahkan masyarakat dalam menggunakan angkutan umum. Sehingga dapat meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakan angkutan umum," ungkapnya.

Mengatasi situasi tersebut, pemerintah coba menyelesaikan masalah transportasi di Jabodetabek lewat pembangunan LRT Jabodebek yang sudah dimulai sejak periode awal masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pada 2015 lalu, Presiden Jokowi telah melakukan groundbreaking pembangunan LRT Jabodebek untuk menandai dimulainya pembangunan. Setelah beroperasi, total LRT Jabodebek akan memiliki panjang lintasan 44,43 km dan 18 titik stasiun pemberhentian, mulai dari Stasiun Jatimulya (Kabupaten Bekasi) sampai Stasiun Dukuh Atas (Kota Jakarta Selatan).

"Dalam rangka pembangunan proyek LRT Jabodebek, pemerintah memberikan dukungan fiskal melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada PT KAI dan juga melalui jaminan pemerintah atas pinjaman sindikasi bank," tuturnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
LRT Jabodebek Bisa Angkut 100.000 Penumpang per Hari
Menengok Progres Pembangunan LRT Jabodebek
Ada LRT, Laba Adhi Commuter Properti Naik 185 Persen di Kuartal I-2022
Berjalan Tanpa Masinis, Intip Kecanggihan Sistem Keamanan LRT Jabodebek
Kado HUT RI, LRT Jabodebek Siap Soft Launching 17 Agustus 2022
Untung Rugi Tarif Integrasi Transportasi di Jakarta Rp10.000 dalam 3 Jam

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini