LPS Mulai Proses Klaim Nasabah dan Likuidasi BPR Nurul Barokah

Selasa, 15 Desember 2020 09:33 Reporter : Idris Rusadi Putra
LPS Mulai Proses Klaim Nasabah dan Likuidasi BPR Nurul Barokah LPS. ©2018 Liputan6.com

Merdeka.com - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mulai memproses pembayaran klaim simpanan dan likuidasi PT BPR Nurul Barokah di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, setelah izin usaha bank tersebut dicabut oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 11 Desember 2020.

Sekretaris Lembaga LPS, Muhamad Yusron mengatakan, demi memastikan simpanan nasabah dapat dibayar sesuai ketentuan yang berlaku, LPS akan melakukan rekonsiliasi dan verifikasi atas data simpanan dan informasi lainnya.

"Rekonsiliasi dan verifikasi tersebut akan diselesaikan paling lama 90 hari kerja sejak tanggal pencabutan izin usaha, yakni paling lambat tanggal 26 April 2021. Pembayaran dana nasabah akan dilakukan secara bertahap selama kurun waktu tersebut," ujar Yusron dikutip dari Antara, Selasa (15/12).

Dalam pelaksanaan proses likuidasi PT BPR Nurul Barokah itu, LPS akan mengambil alih dan menjalankan segala hak dan wewenang pemegang saham, termasuk hak dan wewenang Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) bank.

Selanjutnya, hal-hal yang berkaitan dengan pembubaran badan hukum dan proses likuidasi bank tersebut akan diselesaikan oleh tim likuidasi yang dibentuk LPS. LPS akan melakukan pengawasan pelaksanaan likuidasi PT BPR Nurul Barokah tersebut.

Baca Selanjutnya: Kurangi Kontak Antarwarga...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini