LPS: Jumlah Rekening di Atas Rp2 Miliar Turun, Tapi Nominal Naik

Selasa, 25 Februari 2020 15:24 Reporter : Idris Rusadi Putra
LPS: Jumlah Rekening di Atas Rp2 Miliar Turun, Tapi Nominal Naik Rupiah. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat jumlah rekening simpanan dengan nilai saldo di atas Rp2 miliar pada Januari 2020 mengalami penurunan dibanding bulan sebelumnya, namun nominal uangnya naik.

Data LPS menunjukkan, jumlah rekening dengan saldo di atas Rp2 miliar mengalami penurunan sebesar 1,31 persen (MoM) dari 283.263 rekening pada Desember 2019 menjadi 279.565 rekening pada Januari 2020.

Namun, untuk jumlah nominal uang simpanannya mengalami kenaikan sebesar 0,11 persen (MoM) dari Rp3.371 triliun pada Desember 2019 menjadi Rp3.375 triliun pada Januari 2020.

Dari sisi jumlah rekening simpanan, total rekening simpanan per Januari 2020 mencapai 303.132.915 rekening, naik 1.434.960 atau 0,48 persen (MoM) dibanding posisi Desember 2019 sebanyak 301.697.955 rekening.

Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada Januari tahun sebelumnya, rekening simpanan tumbuh 8,63 persen secara tahunan di mana jumlah rekening simpanan pada Januari 2019 sebesar 279.039.521.

Dari sisi jumlah nominal simpanan, total simpanan di bank umum per Januari 2020 mengalami penurunan 0,7 persen (MoM) dari Rp6.077 triliun pada Desember 2019 menjadi Rp6.035 triliun pada Januari 2020.

Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, total nominal simpanan tumbuh 6,9 persen secara tahunan di mana posisi simpanan pada Januari 2019 sebesar Rp5.644 triliun.

Sementara itu, simpanan dengan nilai saldo sampai dengan Rp2 miliar hingga Januari 2020, jumlah rekeningnya mengalami kenaikan sebesar 0,48 persen (MoM) dari 301.414.692 rekening pada Desember 2019 menjadi 302.853.350 rekening pada Januari 2020.

Namun, jumlah nominal simpanannya mengalami penurunan 1,7 persen (MoM) dari posisi akhir Desember sebesar Rp2.705 triliun menjadi Rp2.659 triliun di akhir Januari 2020.

1 dari 1 halaman

LPS Kembali Turunkan Suku Bunga Penjaminan

turunkan suku bunga penjaminan rev1

Rapat Dewan Komisioner (RDK) Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), pada hari Jumat 24 Januari 2020, menetapkan tingkat bunga penjaminan untuk simpanan Rupiah di bank umum dan di Bank Perkreditan Rakyat (BPR) masing-masing turun sebesar 25 bps. Sementara, untuk valuta asing pada bank umum tidak berubah.

Ketua Dewan Komisioner LPS, Halim Alamsyah, mengungkapkan rincian untuk simpanan di Bank Umum dalam Rupiah yaitu 6 persen dari semula 6,25 persen. Sementara, valuta asing 1,75 persen. Sedangkan, untuk simpanan Rupiah di BPR sebesar 8,75 persen dari semula 9 persen.

"Tingkat Bunga Penjaminan tersebut berlaku sejak tanggal 25 Januari 2020 sampai dengan 29 Mei 2020," kata dia di Kantornya, Jakarta, Jumat (24/1).

Dia menegaskan sesuai dengan peraturan LPS, bank wajib memberitahukan kepada nasabah penyimpan mengenai tingkat bunga penjaminan simpanan yang berlaku dengan menempatkan informasi dimaksud pada tempat yang mudah diketahui oleh nasabah penyimpan.

Apabila nasabah penyimpan menerima hasil bunga melebihi tingkat bunga penjaminan LPS, simpanan nasabah tidak memenuhi kriteria penjaminan LPS. "Kami juga ingin menyampaikan kepada masyarakat untuk selalu memperhatikan ketentuan tingkat penjaminan suku bunga simpanan. LPS juga meminta perbankan memberi tahu ke nasabah," tutupnya.

Sebelumnya, pada September 2019, LPS juga telah menurunkan tingkat bunga penjaminannya sebesar 25 bps yang berlaku hingga 24 Januari 2020 atau hari ini. [idr]

Baca juga:
Presiden Jokowi Tetapkan Lana Soelistianingsih jadi Kepala Eksekutif LPS
LPS Prediksi Pertumbuhan Kredit Perbankan Melempem Di Kuartal Pertama 2020
Sinergi OJK, BI dan LPS Harus Diperkuat Kawal Industri Keuangan RI
LPS Beberkan Risiko Penyebab Pengetatan Likuiditas Perbankan Tahun ini
LPS Kembali Turunkan Suku Bunga Penjaminan 25 Bps Menjadi 6 Persen
Kuartal IV 2019, LPS Catat Jumlah Tabungan Bersaldo di Bawah Rp500 Juta Turun

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. LPS
  3. Tabungan
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini