Lippo Karawaci Raup Rp 276 M Dari Penjualan Saham 2 Rumah Sakit di Myanmar

Senin, 29 April 2019 10:55 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo
Lippo Karawaci Raup Rp 276 M Dari Penjualan Saham 2 Rumah Sakit di Myanmar Ilustrasi dokter. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/wavebreakmedia

Merdeka.com - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) menyelesaikan penjualan saham milik Perseroan di dua perusahaan patungan rumah sakit di Myanmar kepada dua anak perusahaan tidak langsung yang dimiliki sepenuhnya oleh OUE Lippo Healthcare Limited (OUELH). Nilai total penjualan mencapai USD 19,5 juta atau setara Rp 276,6 miliar (Rp 14.185 per USD).

Anak perusahaan tidak langsung yang dimiliki sepenuhnya oleh Perseroan yaitu PT Waluya Graha Loka telah menyelesaikan perjanjian jual beli dengan OUELH untuk penjualan 40 persen saham di Yoma Siloam Hospital Pun Hlaing Limited, dan 35 persen saham di Pun Hlaing International Hospital Limited.

"Hasil dari transaksi ini akan digunakan untuk menambah modal kerja Perseroan dan/atau anak perusahaan Perseroan," ujar CEO LPKR, John Riady, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (29/4).

Dia mengatakan, penyelesaian transaksi ini merupakan langkah LPKR dalam upaya melakukan divestasi aset-aset non-inti dan fokus pada bisnis inti dalam sektor properti dan layanan kesehatan di Indonesia.

"Kami berkomitmen untuk menyelesaikan rencana divestasi aset dan melaksanakan praktik manajemen modal yang disiplin, untuk menghasilkan nilai tambah bagi para pemegang saham."

Sebagai informasi, Lippo Karawaci adalah perusahaan real estat terintegrasi di Indonesia dengan total aset USD 3,4 miliar per 31 Desember 2018. Bisnis inti perusahaan terdiri dari pengembangan perumahan di daerah perkotaan, lifestyle malls dan layanan kesehatan. Perusahaan juga secara aktif terlibat dalam pengembangan terintegrasi, perhotelan, pengembangan dan manajemen perkotaan, serta layanan manajemen aset. [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini