Lion Air Soal 3 Pilot Terjerat Narkoba: Bukan dari Lion Air Group

Minggu, 12 Juli 2020 14:57 Reporter : Sulaeman
Lion Air Soal 3 Pilot Terjerat Narkoba: Bukan dari Lion Air Group Pesawat Lion Air. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Maskapai Lion Air Group memastikan tidak ada pilotnya yang terlibat tindakan indisipliner penyalahgunaan narkoba pada Senin (6/7), lalu. Hal itu disampaikan Corporate Communications Strategic Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro kepada Merdeka.com, hari ini (12/7).

"Mengenai kasus terkini (penyalahgunaan narkoba). Bahwa bukan dari pilot Lion Air Group," tegas dia.

Danang mengatakan, sebagai tindakan preventif pihak maskapai telah mempunyai aturan dan dan ketentuan yang berlaku bagi seluruh karyawan. Yakni tidak menggunakan, mengedarkan tentang obat terlarang (narkotika) seperti yang dimaksud.

Apabila melanggar maskapai berlogo kepala singa ini tak segan-segan menerapkan sanksi tegas bagi siapapun yang melakukan tindakan indisipliner tersebut. Meski demikian, ia tidak merincikan atas sanksi tegas yang dimaksudkan.

"Perusahaan memiliki sanksi tegas bagi yang melanggarnya, Mas," singkat dia.

Sebelumnya, Jajaran Polres Metro Jakarta Selatan mengamankan empat orang terkait penyalahgunaan narkoba jenis sabu. Empat orang tersebut ditangkap pada Senin (6/7) lalu sekitar pukul 18.00 Wib.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budi Sartono mengatakan, empat orang yang ditangkap tersebut yakni atas nama inisial S (Karyawan Swasta), IP (Pilot), DC (Pilot) dan DSK (Pilot).

"Empat orang berhasil diamankan di daerah Cipondoh, Kota Tangerang, Banten," kata Budi, Jakarta, Jumat (10/7).

Penangkapan terhadap pelaku berdasarkan adanya penyalahgunaan narkoba di lokasi tersebut. Setelah dilakukan pengecekan atau pemeriksaan oleh petugas, ternyata informasi tersebut benar adanya.

"Dari hasil pemeriksaan diketahui modus pelaku, dimana pada pelaku S kedapatan barang bukti tersebut dengan maksud untuk di jual kepada IP. Oleh IP sebagian narkotika jenis sabu tersebut dijual kepada DC dan oleh DC sebagian narkotika jenis sabu tersebut di jual kepada DSK," jelasnya.

Berdasarkan keterangan para pelaku, barang haram tersebut nantinya akan dikonsumsi sendiri atau tidak dijual kembali. "Dari pengakuan para tersangka yang berprofesi Pilot tersebut, memiliki barang bukti narkoba dengan maksud akan tersangka pergunakan sendiri," ujarnya. [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini