Lion Air Disarankan Batalkan Pesanan 201 Pesawat Boeing 737 Max

Selasa, 12 Maret 2019 12:02 Reporter : Dwi Aditya Putra
Lion Air Disarankan Batalkan Pesanan 201 Pesawat Boeing 737 Max Lion Air Boeing 737 Max 8. ©2017 Merdeka.com/anggun

Merdeka.com - Pemerintah Indonesia resmi melarang terbang sementara Boeing 737 Max 8 usai pesawat Ethiopian Airlines jatuh. Berdasarkan website resmi Boeing, terdapat 2 maskapai penerbangan di Indonesia yang mengoperasikan pesawat jenis Boeing 737 Max 8. Yakni PT Garuda Indonesia sebanyak 1 unit dan PT Lion Air sebanyak 10 unit.

Pada 2012, Lion Air melakukan pemesanan 201 pesawat jenis Boeing 737 Max. Pemesanan ini menjadi yang terbesar diikuti oleh Southwest Airlines milik Amerika Serikat 150 pesawat dan Norwegian Air Shuttle milik Norwegia 100 pesawat.

Pengamat Penerbangan, Alvin Lie mengatakan ada baiknya pihak maskapai mempertimbangkan kembali untuk pemesanan jenis Boeing 737 Max 8 ini. Sebab, kejadian kecelakaan ini bukanlah kali pertamanya. Melainkan sudah yang kedua kalinya.

"Lion Air sebaiknya mempertimbangkan kembali pesanannya. Mungkin saja dibatalkan," kata Alvin saat dihubungi merdeka.com, Jakarta, Selasa (12/3).

Apalagi kecelakaan ini pun mengingatkan akan jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di perairan Tanjung Pakis, Karawang pada 29 Oktober 2018 lalu. Sebab, pesawat yang digunakan Ethiopian Airlines sama dengan Lion Air, yakni Boeing 737 Max 8.

"Tapi yang jelas Lion Air sejak kecelakaan 29 Oktober lalu sementara tidak menerima pesawat baru jenis MAX 8 ini," imbuhnya.

Sebelumnya, Lion Air Group sebagai maskapai dengan kepemilikan pesawat Boeing 737 Max 8 terbanyak di Indonesia, telah menghentikan sementara pengoperasian (temporary grounded) 10 pesawat Boeing 737 MAX 8 yang dikuasai saat ini sampai dengan waktu yang ditentukan kemudian.

Corporate Communications Strategic Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan upaya tersebut dilakukan dalam rangka memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan. [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini