Lion Air manjakan mahasiswa Malaysia di RI, beri tiket paling murah tiap terbang

Rabu, 30 Agustus 2017 14:57 Reporter : Saugy Riyandi
Lion Air Boeing 737 Max 8. ©2017 Merdeka.com/anggun

Merdeka.com - Maskapai nasional Lion Air memberikan harga tiket khusus yaitu tarif paling murah untuk mahasiswa Malaysia yang tengah menempuh pendidikan di Indonesia. Harga khusus tersebut berlaku untuk rute kota-kota di Indonesia ke Malaysia dan sebaliknya serta rute-rute domestik Indonesia.

Presiden Direktur Lion Air Group, Edward Sirait menambahkan para mahasiswa Malaysia bisa menggunakan maskapai Lion Air Group, di antaranya Lion Air, Wings Air, dan Batik Air untuk perjalanan domestiknya di Indonesia.

"Ini merupakan suatu bentuk penghormatan Lion Air Group sebagai maskapai Indonesia dalam menyambut peringatan 60 tahunnya terjalin kerja sama bilateral antarnegara Indonesia dengan Malaysia," ujarnya dalam keterangan kepada merdeka.com di Jakarta, Rabu (30/8).

Dia menyebutkan di Indonesia terdapat 5.000 mahasiswa Malaysia yang tengah belajar di Indonesia, sementara mahasiwa Indonesia di Malaysia mencapai 15.000 orang. "Pelajar ini harus ditopang, masih perlu didukung karena akan menjadi generasi penerus dan jalinan antaranegara ini perlu dipupuk sejak dini," katanya.

Dia menjelaskan kerja sama tersebut dilakukan tentunya untuk memberi kemudahan fasilitas bagi para pelajar Malaysia untuk dapat menikmati keindahan ragam alam dan budaya Indonesia dari Sabang hingga Merauke.

"Kedutaan Besar Malaysia di Indonesia akan memberikan kepada kami nama-nama dari pelajar Malaysia yang berada di Indonesia agar dapat menikmati program ini", ujarnya.

Dia menambahkan kerja sama tersebut untuk terus membina hubungan baik antarnegara agar dapat terus dilakukannya kerja sama demi pertumbuhan dan perkembangan yang lebih baik sebagai dua negara terbesar di Asia Tenggara. Promo harga tiket murah tersebut juga berlaku untuk staf Kedutaan Besar Malaysia untuk Indonesia.

Dalam kesempatan sama, Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Dato Sri Zahrain Muhammad Hashim menyambut baik upaya Lion Air Group tersebut. Dato Sri menuturkan kerja sama harus dipupuk sejak dini dan dengan berkeliling Indonesia menggunakan maskapai Lion Air Group bisa melihat Indahnya Indonesia.

"Sebelum dilantik saya dipesankan oleh Perdana Menteri, kita harus menjaga perasaan Bangsa Indonesia karena kita memiliki hubungan yang spesial. Orang bilang tidak kenal maka tidak cinta, kita kasih kesempatan mahasiswa untuk menjelajah Indonesia maka akan tumbuh cinta," katanya.

Sementara itu, Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Rusdi Kirana menampik adanya konflik kepentingan dengan memberikan harga tiket khusus tersebut.

"Kalau bicara persepsi, ini memang agak sulit menjaga hal yang positif. Saya di sini bertindak sebagai Dubes bahwa ke depannya mahasiswa akan menjadi duta pariwisata," katanya.

Lion Air Group merupakan maskapai swasta asal Indonesia yang menaungi tiga maskapai di Indonesia yaitu Lion Air, Wings Air dan Batik Air, serta satu maskapai di Malaysia yaitu Malindo Air yang akan segera berganti nama menjadi Batik Air Malaysia.

Sedangkan maskapai lainnya di Thailand yaitu Thai Lion Air yang telah terbang ke lebih dari 183 destinasi tujuan dari sabang hingga merauke serta penerbangan internasional nya menuju Singapura, Malaysia, Australia, India, China, dan Saudi Arabia.

Hingga saat ini jumlah armada Lion Air Group berjumlah 332 unit yang terbagi dalam beberapa tipe seperti Boeing 747-400s, 737-800, 737-900 ER, 737 MAX 8, ATR 72-500, ATR 72-600, Airbus A330-300s, Airbus A320 CEO, Hawker 900 XP dan EC 135-P2e.

[sau]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.