LinkAja Bisa Mulai Digunakan di 200 Gerbang KRL 2 Minggu Lagi

Rabu, 13 November 2019 13:40 Reporter : Merdeka
LinkAja Bisa Mulai Digunakan di 200 Gerbang KRL 2 Minggu Lagi KRL. ©2012 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Direktur Utama LinkAja, Danu Wicaksana, mengatakan dua minggu lagi pembayaran tiket di 200 gerbang commuter line atau KRL sudah bisa melalui LinkAja. Bahkan, pekan depan LinkAja sudah mulai masuk ke pembayaran di gate-gate untuk commuter line.

"Awal minggu depan sudah mulai dibuka. Dari 400 gate KRL, kita bakal masuk 200 gate dua minggu lagi," ujarnya di Jakarta, Rabu (13/11).

Danu bercerita, pihaknya telah melakukan uji coba. Saat ini, LinkAja tengah memasuki persiapan finalisasi. Itu seperti menyiapkan solusi berbagai kendala teknis di commuter line.

"Kita sudah uji coba dan sangat berhasil. Cuman kita melihat ada potensi kendala di sisi teknis. Sinyalnya harus kita pastikan kuat juga," kata dia.

Danu melanjutkan, proses pemasangan stiker dan brand menurutnya cukup membutuhkan waktu. Sehingga, kendala seperti ketersediaan sinyal komunikasi dan sistem teknologi harus dipastikan siap terlebih dulu.

"Dalam 2 minggu ke depan nanti ada gate-gate berwarna merah. Nah itu LinkAja. Minggu depan kita mulai masuk," tegasnya.

1 dari 1 halaman

Ini Kendala Penggunaan LinkAja untuk Bayar KRL

Aplikasi pembayaran LinkAja akan digunakan untuk transaksi tiket Commuter Line atau Kereta Listrik (KRL). Uji coba penggunaan LinkAja pada moda transportasi masal tersebut telah telah dimulai.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno mengatakan, ada 200 pintu masuk pada 80 stasiun KRL yang sedang diuji coba untuk transaksi menggunakan LinkAja. Selanjutnya, KCI akan terus menambah jumlah gate elektronik ini hingga mencapai 400 pintu.

"Sekarang ada 200, akan ditambah di 80 stasiun. Nanti ada tandanya linkAja. Nanti tambah lagi 200 lagi sampai akhir Oktober," kata Rini di Stasiun Jakarta Kota, Selasa (1/10).

Menurut Rini, uji coba pada transportasi umum baru dilakukan pada KRL, menurut jadwal uji coba ditargetkan selesai pada pekan depan. Setelah dinilai berhasil maka transaksi naik KRL menggunakan LinkAja bisa diterapkan.

"Khusus untuk KRL saja, sementara KRL saja dulu. Uji cobanya hari ini. Tinggal seminggu lagu, seminggu lagi selesai. Insyaalah jalan," tuturnya.

Direktur Utama LinkAja Danu Wicaksana mengungkapkan, dalam uji coba kali ini ditemukan masalah yang ditemui dan penumpang membutuhkan penyesuaian, sebab untuk menggunakan LinkAja pada KRL penumpang harus mengocok ponsel agar keluar barcode untuk masuk pintu transaksi di stasiun, namun dalam 5 menit barcode tersebut tidak bisa digunakan lagi atau kadaluarsa.

Kondisi ini membuat proses transaki menggunakan LinkAja untuk naik KRL membutuhkan waktu penyesuaian pada penumpang.

"Jadi butuh proses belajar dan edukasi. Misalkan tadi ada yang shake QR lalu shake 5 menit sebelum nyampe di gate nah itu kadaluarsa. Karena memang kita desain ketika tiket itu dishake cuma 15 sampai 30 detik. Setelahnya engga berlaku kadaluarsa karena kita takut bisa diprint screen lalu dihold. Dipakai untuk tiket bersamaan. Sehingga memang ada expirenya," tandasnya.

Reporter: Bawono Yadika Tulus

Sumber: Liputan6

[bim]

Baca juga:
Fitur Syariah LinkAja Ditargetkan Rampung Akhir Tahun Ini
Bayar Iuran BPJS Ketenagakerjaan Kini Bisa Lewat LinkAja
Bank Mandiri Perluas Penggunaan LinkAja di 18 Merchant
Telkomsel Dorong Santri Milenial Bisnis Digital
Butuh Penyesuaian, Ini Kendala Penggunaan LinkAja untuk Bayar KRL
Menteri Rini Uji Coba Pakai LinkAja untuk Naik KRL
LinkAja Masih Tunggu Konfirmasi Perusahaan BUMN Calon Pemegang Saham

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini