Lima pilar penting penanganan stunting di Indonesia

Rabu, 19 September 2018 14:44 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
Lima pilar penting penanganan stunting di Indonesia gizi buruk. shutterstock

Merdeka.com - Deputi Setwapres Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan, Bambang Widianto menjelaskan saat ini ada lima pilar penting yang harus dilakukan agar semua program pengentasan stunting bisa sukses berjalan.

Dia menyebutkan lima pilar penting penanganan stunting tersebut yaitu komitmen, kampanye, konvergensi program, akses pangan bergizi dan monitoring progam.

"Dalam rapat diputuskan ada beberapa hal penting yang kita sebut dengan 5 pilar di mana itu dari pengalaman negara lain memang mengatakan bahwa komitmen pemerintah sangat penting makanya rapat-rapat stunting dibawah Presiden sendiri yang memimpin rapat," kata Bambang di Jakarta, Rabu (19/9).

Dia menjelaskan, pilar kedua yaitu kampanye yang berisi konsolidasi dan edukasi bagi semua pihak yang terlibat. Sedangkan untuk pilar ketiga, yakni konvergensi masih menjadi tantangan bagi pemerintah dalam penanganan stunting.

Bambang mengungkapkan, sudah banyak kementerian dan lembaga yang melakukan berbagai program untuk mengentaskan stunting. Namun program-program tersebut belum terintegrasi dengan baik.

"Ternyata kita ini punya berbagai macam forum resmi kita punya tapi kita nggak punya atau tidak punya tempat dimana kita bisa mempersatukan program tersebut," jelas Bambang.

Dia menjelaskan, kementerian dan lembaga terkait harus lebih sering duduk bersama agar konvergensi tersebut bisa terwujud.

"Saya ingin program-program kita semua itu ada di suatu kabupaten/desa apalagi kalau ditambanh dengan APBD. Jadi nih kelemahan yang berusaha kita sekarang ini ingin perbaiki."

Dia mencontohkan Kemenkes meluncurkan program unit spesifik dengan memberi obat cacing atau vitamin A gratis. Program tersebut tidak akan berhasil jika tidak ditopang oleh program lainnya.

"Sinkronisasi ini ternyata menjadi tantangan paling berat di negara kita ini dan konvergensi ini pada waktu rapat di tingkat wapres yang diminta untuk konvergensi adalah Bappenas dengan Kemendagri karena memang tugas Bappenas ini merencanakan."

Kemudian yang berikutnya adalah pilar keempat yaitu akses pangan bergizi. Untuk pilar kelima, yakni monitoring akan dilakukan bersama-sama KSP, TNP2K, Bappenas dan sebagainya. "Karena ibu Menkes sudah beli vitamin A untuk semua masyarakat, sudah beli obat cacing untuk semua penduduk tetapi siapa yang memastikan ini diminum oleh orang-orang tersebut," tandasnya. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini