Lima Alasan Generasi Sandwich Terjun ke Investasi SBN dan Reksa Dana

Sabtu, 26 November 2022 09:00 Reporter : Merdeka
Lima Alasan Generasi Sandwich Terjun ke Investasi SBN dan Reksa Dana investasi. shutterstock

Merdeka.com - Sandwich generation pada dasarnya merujuk pada seseorang yang memiliki peran ganda untuk bertanggung jawab atas kehidupan generasi di atasnya, yakni orangtua atau keluarga yang membesarkannya, serta generasi di bawahnya, yaitu anak-anak alias keluarga yang sedang dia besarkan.

PR & Corporate Communication Lead Bibit, William mengatakan bahwa banyak di antara pengguna Bibit yang merupakan bagian dari generasi sandwich. Meski di satu sisi memiliki tanggungan yang tidak ringan, di sisi lain para generasi sandwich juga memiliki impian dan tujuan keuangan yang sedang mereka bangun dan coba wujudkan.

Menurut William, sedikitnya ada lima alasan mengapa generasi sandwich memilih berinvestasi di di SBN dan Reksa Dana. Pertama, Bibit adalah aplikasi investasi yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan demikian, masyarakat dapat berinvestasi dengan tenang.

Kedua, karena generasi sandwich sibuk memikirkan keluarga mereka, terkadang mereka lupa atau bahkan tidak tahu seperti apa profil risiko mereka atau instrumen investasi apa yang paling optimal dengan tujuan keuangan mereka. Di Bibit, pengguna bisa berinvestasi sesuai dengan profil risiko dengan dibantu oleh Robo Advisor Bibit yang teruji secara ilmiah serta bisa dimanfaatkan secara gratis.

Ketiga, ada fitur Goal Setting yang dapat dimanfaatkan untuk menjadikan investasi lebih terarah dalam rangka mencapai tujuan keuangan. Sebagai contoh, untuk generasi sandwich yang bermaksud mengumpulkan dana pendidikan anak sebesar Rp150 juta dalam waktu lima tahun ke depan, fitur Goal Setting Bibit dapat menghitungkan berapa jumlah uang yang perlu diinvestasikan setiap bulannya.

2 dari 2 halaman

Hidup Penuh Ketidakpastain

Keempat, di tengah hidup yang penuh dengan ketidakpastian dan berbagai kemungkinan, generasi sandwich dapat dengan tenang menyimpan dana darurat atau emergency fund mereka di Bibit. Lewat kolaborasi dengan Bank Jago, Bibit telah menghadirkan fitur Instant Redemption (pencairan instan).

Kalau biasanya pencairan reksa dana memerlukan waktu 1-7 hari kerja, para pengguna Bibit yang sudah terhubung dengan Bank Jago atau Bank Jago Syariah bisa mencairkan investasi reksa dananya serta menerima dana penjualannya dalam hitungan detik, termasuk di tanggal merah dan hari libur.

Terakhir, selain produk reksa dana konvensional, generasi sandwich juga bisa berinvestasi di berbagai pilihan produk reksa dana Syariah di Bibit. Untuk memulai investasi pun sangat sederhana dan bisa dengan dana minimum (Rp100 ribu dan bahkan Rp10 ribu).

"Karena berinvestasi itu bukan hanya persoalan satu dua hari, masyarakat membutuhkan mitra yang kredibel dan terpercaya untuk membantu mereka. Dalam hal ini, Bibit merasa sangat terhormat karena menjadi pilihan utama generasi sandwich dalam berinvestasi," tutup William.

[idr]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini