Lepas Status Ibu Kota ke Kalimantan Timur, Jakarta akan Seperti New York dan Sydney

Selasa, 27 Agustus 2019 14:31 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
Lepas Status Ibu Kota ke Kalimantan Timur, Jakarta akan Seperti New York dan Sydney Wilayah Samboja Kalimantan Timur. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Selepas tak lagi menyandang status sebagai Ibu Kota, Jakarta akan sepenuhnya menjadi pusat bisnis. Sebab, segala aktivitas pemerintahan akan dipindah ke Ibu Kota baru, yakni di Kalimantan Timur tepatnya Panajam Paser Utara dan Kukar.

Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Triawan Munaf, menyebutkan dengan bertransformasinya Jakarta sebagai pusat ekonomi dan bisnis maka kota tersebut akan menjadi New York nya Indonesia. Seperti diketahui, New York merupakan kota pusat ekonomi dan bisnis di Amerika Serikat (AS), sementara Ibu Kota yang merupakan pusat pemerintahan berada di Washington DC.

"Nanti Jakarta akan kehilangan beban, akan membuat kita semakin dinamis. Jakarta itu akan menjadi seperti New York, seperti Sydney," kata dia, saat ditemui di Menara Batavia, Jakarta, Selasa (27/8).

Oleh karena itu, dia menegaskan pemindahan Ibu Kota jangan dipandang negatif. Sebab, yang pindah hanya aktivitas pemerintahan saja.

"Sebenarnya gini, kalau pusat pemerintahan tidak usah terlalu dipusingin lah. Pemerintahan pusat, kantor-kantor (yang pindah). Di Kaltim mah hanya kantor-kantor nanti," dia menambahkan.

Selain itu, dia mengingatkan bahwasanya proses pemindahan Ibu Kota tidak lah instan. Butuh waktu yang tidak sebentar untuk betul-betul memindahkan seluruh aktivitas pemerintahan ke tempat baru.

Dia mencontohkan beberapa negara yang juga melakukan pemindahan Ibu Kota. Sebut saja Malaysia yang memindahkan Ibu Kota nya dari Kuala Lumpur ke Putrajaya.

"Mindahin Ibu Kota (ke Kalimantan Timur) tuh tidak akan cepet. Paling cepat 3 sampai 5 tahun masih berkembang. Inget Putrajaya. Bahkan, kalau tidak salah Canberra itu 30 tahun pindah dari Sydney dan di Amerika tuh pindah terus setiap 2 tahun dulu di awal-awal tuh sebelum akhirnya dipindahin ke Washington DC," tutupnya. [bim]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini