Layanan bayar tagihan listrik lewat GO-JEK percepat inklusi keuangan

Senin, 27 November 2017 14:52 Reporter : Idris Rusadi Putra
Layanan bayar tagihan listrik lewat GO-JEK percepat inklusi keuangan GO-JEK luncurkan Go-Bills. Anggun ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - GO-JEK Indonesia baru saja memperkenalkan fitur layanan Go-Bills yang dapat digunakan dalam pembayaran tagihan kebutuhan sehari-hari, antara lain melakukan pembayaran tagihan listrik dan BPJS Kesehatan secara langsung. Pembayaran dapat dilakukan sewaktu-waktu dengan syarat saldo Go-Pay mencukupi.

Layanan pembayaran yang dikembangkan perusahaan aplikasi ini dianggap sebagai langkah yang tepat untuk mempercepat inklusi keuangan pada masyarakat, terutama unbanked communities.

Chief Economist SKHA Institute for Global Competitiveness (SIGC), Eric Sugandi mengatakan, layanan yang disediakan para perusahaan start-up termasuk GO-JEK tersebut dapat mempermudah masyarakat khususnya di kota kecil yang tidak memiliki akses ke layanan perbankan untuk melakukan pembayaran non-tunai.

"Masyarakat di pedesaan dan kota kecil sudah pegang smartphone dan bisa download aplikasi sehingga bisa menggunakan layanannya, termasuk membayar tagihan listrik dan BPJS. Ini merupakan salah satu langkah positif," katanya di Jakarta, Senin (27/11).

Dengan demikian, lanjut Eric, masyarakat di kota kecil tetap melakukan transaksi non tunai. Saat ini, pemerintah tengah gencar untuk mewujudkan cashless community.

Eric mengatakan, layanan keuangan yang sekarang ini banyak disediakan para perusahaan jasa keuangan berbasis teknologi (fintech) yang dapat memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran non-tunai tanpa memiliki rekening bank. Dia menyarankan agar perusahaan start-up termasuk di dalamnya, GO-JEK fokus pada pengembangan layanan keuangan di pedesaan yang masyarakatnya belum terjamah produk keuangan.

"Sebetulnya bagus untuk perusahaan fintech kalau mereka mau merambah ke kota kecil, karena selama ini mungkin masih fokus ke kota-kota besar."

Menurut Eric, yang jadi tantangan utama fintech pembayaran tagihan adalah inovasi produk dan regulasi serta dukungan pemerintah. Di sisi lain, GO-JEK yang merupakan penyedia layanan on-demand berbasis aplikasi ini diketahui sedang fokus menggarap dompet elektroniknya yakni GO-PAY.

CEO GO-JEK, Nadiem Makarim mengatakan, pihaknya akan terus mendukung pemanfaatan transaksi non-tunai lewat teknologi yang dihadirkan GO-JEK. Nadiem menambahkan bahwa GO-BILLS dilakukan juga untuk mendorong inklusi keuangan lewat pembayaran elektronik menggunakan saldo GO-PAY.

"Kami melihat untuk mendorong inklusi keuangan di Indonesia, pembayaran berbasis elektronik menjadi kunci penting."

Adapun di tahap awal ini, pengguna aplikasi GO-JEK dapat membayar berbagai macam tagihan listrik melalui GO-BILLS, seperti tagihan listrik pra bayar, tagihan listrik pasca bayar dan non tagihan listrik. Ke depannya, layanan ini akan semakin dikembangkan untuk dapat mengakomodir lebih banyak fitur pembayaran. [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini